@thesis{thesis, author={Bayu Yudo Purnomo}, title ={Perbaikan Lini Proses Pemotongan Nata De Coco untuk Meningkatkan Produktivitas dengan Konsep Penyeimbangan Lini (Studi Kasus : PT Xyz)}, year={2016}, url={http://repository.ubharajaya.ac.id/569/}, abstract={Pada PT XYZ dalam lini proses pemotongan Nata de Coco yang menggunakan 2 lini memiliki ketidakseimbangan lini. Hal ini dilihat dari jumlah waktu menunggu yang dihasilkan oleh stasiun kerja 2 dan 6 sebesar 6.28 detik. Konsep penyeimbangan lini (line balancing) merupakan konsep yang berupaya melakukan penyeimbangan lini produksi agar dapat meminimalkan waktu menganggur dan terciptanya kelancaran lini produksi, penyeimbangan lini pula berdampak meningkatkan produktivitas. Penelitian Untuk meningkatkan produktivitas proses pemotongan Nata de Coco dengan memberikan usulan perbaikan lini proses pemotongan dengan metode line balancing dengan pendekatan metode Helgeson-Birnie. Hasil temuan analisis dan pembahasan adalah usulan penggabungan 2 lini menjadi 1 lini dengan mempertahankan tugas pemotongan vertikal seperti semula dilanjutkan penggabungan tugas pemotongan horizontal, tugas penuangan ke meja sortir, tugas sortir, tugas penuangan ke bak penampung. Usulan perbaikan memberikan dampak pada peningkatan produktivitas sebesar 42.86% dan penghematan biaya tenaga kerja sebesar Rp 27.900.000 per bulan. Kata Kunci : Line Balancing, Helgeson Birnie, produktivitas, Line Efficiency, waktu Menunggu, Balance Delay, Smoothes Index} }