@thesis{thesis, author={Simanjuntak Darnika Sastri}, title ={Pola komunikasi pemerintah kabupaten Labuhanbatu Utara dalam menciptakan masyarakat beriman dan bertakwa}, year={2020}, url={http://repository.uinsu.ac.id/10804/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi yang diterapakn pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam menciptakan masyarakat beriman dann bertakwa. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Bupati Aek Kanopan Kabupaten Labuhanbatu Utara Metodologi penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian lapangan (field resaarch) berupa penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data ini menggunakan alat pengumpulan data yaitu wawancara, dokumentasi. Sedangkan analisis data dari hasil penelitian ini, dilakukan berdasarkan analisis deskriptif, oleh karena itu peneliti mengumpulkan data-data yang didapat dari informan penelitian dan dikembangkan di dalam hasil penelitian dan pembahasan. Temuan penelitian ini adalah (1) Pola komunikasi pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam menciptakan masyarakat beriman dan bertakwa yaitu: Pola komunikasi sekunder, pemerintah menyampaikan pesan kepada masyarakat dengan menggunakan alat atau media seperti, mendirikan seratus rumah ibadah untuk sarana dalam menicptakan masyarakat beriman dan bertakwa. Kemudian pola komunikasi Linear yaitu pemerintah menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui media eloktronik dan media cetak untuk menciptakan masyarakat beriman dan bertakwa.. Kemudian pola komunikasi Sirkular yaitu pemerintah melakukan penyuluhan dan bertemu langsung dengan masyarakat dalam menciptakan masyarakat beriman dan bertakwa. (2) Media yang digunakan pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam menciptakan masyarakat beriman dan bertakwa yaitu media sosial, seperti Facebook. Selanjutnya media elektronik, seperti radio. Media Cetak, seperti koran. (3) Hambatan-hambatan permerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dalam menciptakan masyarakat beriman dan bertakwa yang ditemukan dalam penelitian ini adalah, hambatan jarak dalam kegiatan keagamaan yang sangat jauh dari masyarakat. (4) Keberhasilan pemerintah dalam menciptakan masyrarakat beriman dan bertakwa adalah banyaknya masyarakat yang melaksanakan salat berjamaah di mesjid.} }