@thesis{thesis, author={Ade Setiawan}, title ={Strategi Komunikasi Guru Bimbingan Konseling (BK) MAN 1 Pekanbaru Dalam Menangani Siswa-Siswi yang Bermasalah}, year={2018}, url={https://repository.uir.ac.id/777/}, abstract={Judul penelitian ini adalah Strategi Komunikasi Guru Bimbingan Konseling MAN 1 Pekanbaru. Dalam Menangani Siswa Siswi yang Bermasalah. Berdasarkan hasil dari prasurvey peneliti bisa melihat dan mengetahui tingkat kenakalan dan prestasi siswa tersebut dalam hasil wawancara yang di ambil dari salah satu guru Bimbingan Konseling MAN 1 Pekanbaru seperti masih banyak siswa yang melanggar aturan-aturan sekolah, melakukan pelanggaran di luar sekolah seperti balapan motor, dan lain-lain. Lokasi penelitian ini adalah di MAN Negeri 1 Pekanbaru yang beralamat di Jalan Bandeng No. 51 A Tangkerang Tengah, Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Adapun tujuan penelitian yang akan dilakukan adalah: Untuk mengetahui Strategi Komunikasi Guru Bimbingan Konseling MAN Negeri 1 Pekanbaru Dalam Menangani Siswa-Siswi yang Bermasalah. Adapun subjek penelitian adalah pertama guru yaitu Lidya, S.Pd dan Yusnimar, M.Pd yang bekerja pada MAN Negeri 1 Pekanbaru, alasan peneliti memilih subjek ini karena dua orang guru ini merupakan guru BK di MAN Negeri 1 Pekanbaru yang sudah sering dan berpengalaman dalam anak-anak yang bermasalah di sekolah tersebut. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Strategi yang dilakukan guru Bimbingan dan Konseling dalam mengatasi siswa bermasalah di MAN 1 Pekanbaru Dalam Menangani Siswa-Siswi yang Bermasalah meliputi upaya preventif,upaya represif, dan upaya kuratif, disamping itu juga dengan pendekatan personal. Antara upaya satu dengan upaya yang lain berbeda dalam setiap penanganannya tergantung dengan masalah yang dihadapi siswa. Adapun hasil dari strategi yang dilakukan guru Bimbingan dan Konseling adalah siswa menjdi lebih bersemangat dalam belajar, dapat menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya sekolah untuk masa depan, dan siswa menjadi lebih baik, akan tetapi masih terdapat siswa yang tidak berubah disebabkan oleh lingkungan yang tidak mendukung dan niat pada anak itu sendiri. Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Bimbingan Konseling, Siswa-Siswi Bermasalah} }