@thesis{thesis, author={Filemon Jerrikho Pane}, title ={Pusat Rehabilitasi Narkoba di Jakarta dengan Pendekatan Healing Architecture}, year={2021}, url={http://repository.uki.ac.id/11588/}, abstract={Penyalahgunaan obat dan pecandu narkoba sering terjadi dan banyak memakan korban, pusat rehabilitasi menjadi salah satu wadah yang tepat dan dapat menampung para pecandu untuk dapat terlepas dari jerat narkotika. Rehabilitasi secara umum adalah suatu proses perbaikan ataupun penyembuhan dari kondisi yang tidak normal menjadi normal. Rehabilitasi sendiri berguna untuk mengembalikan kondisi semula dan juga untuk melatih manusia dalam melakukan suatu tindakan secara normal dengan kondisi fisik yang sudah tidak normal lagi. Tujuan dari adanya Rehabilitasi Narkoba yaitu sebagai tempat program pemulihan yang diajukan kepada seseorang dari gangguan penggunaan narkoba, selain bertujuan untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan narkotika serta membuat para pecandu dapat kembali menjalani kehidupan normal dalam fungsi sosial dan kehidupan masyarakat. Tindakan rehabilitasi ditujukan kepada korban dari penyalahgunaan narkoba. Selain rehabilitasi narkoba yang menjadi tempat bagi para pecandu narkoba ada juga tempat lain yaitu lembaga pemasyarakatan, namun pada umumnya lembaga pemasyarakatan menjadi tempat bagi pecandu untuk menjalankan hukuman bukan program pemulihan hal tersebut dikarenakan pecandu narkoba tidak dapat memenuhi peraturan untuk dapat menjalankan rehabilitasi yang sesuai atau yang telah diatur dalam peraturan pemerintah RI. Namun lembaga pemasyarakatan memiliki citra yang kurang baik dan bisa memberikan rasa takut dan tidak nyaman bagi para penyalahguna atau pecandu narkoba. Selain itu, banyak faktor lainnya yang sering diabaikan karena dianggap tidak terlalu penting yaitu seperti faktor psikologi, terutama pada kalangan remaja yang menjadi penyalahguna obat dan pecandu narkoba. Rehabilitasi narkoba juga menjadi salah satu tempat yang memiliki citra kurang baik bagi para pecandu oleh karena itu rehabilitasi narkoba menjadi suatu ketakutan tersendiri dalam benak mereka yaitu penyalahguna atau pecandu narkoba, pada kenyataanya rehabilitasi narkoba menjadi salah satu tempat yang paling tepat dan dibutuhkan bagi para penyalahguna atau pecandu narkoba, oleh karena itu sangat diperlukannya sosialisasi atau pendekatan psikologi yang dapat mengubah pola pikir sehingga dapat meyakinkan para pecandu agar ingin menjalankan proses rehabilitasi dengan yakin dan nyaman sehingga dapat mempercepat pemulihan terhadap para pecandu. Pendekatan Healing Architecture yang dapat diartikan secara umum sebagai lingkungan penyembuhan yang dilakukan atau diterapkan terhadap melalui elemen ? elemen arsitektur. Penerapanya Healing Architecture pada umumnya dikaitkan dengan pemberian aspek warna dan unsur alam terhadap lingkungan ataupun bangunan, kedua aspek ini dapat berperan penting dan terbukti mampu meningkatkan angka kesembuhan pasien karena memiliki tingkat kenyamanan dan ketenangan yang baik. Namun penerapan Healing Architecture tidak selalu dalam bentuk aspek warna dan unsur alam saja. Pendekatan ini akan diterapkan terhadap objek perancangan yang akan dirancang dengan nuansa healing yang akan dikedepankan dari arsitektur bangunan itu sendiri dalam kegiatan yang terdapat di rehabilitasi. Dengan pendekatan Healing Architecture serta dikombinasikannya dengan konsep bangunan arsitektur modern yaitu yang meliputi keseluruhan terhadap bangunan. / Drug abuse and drug addicts often occur and take many victims. Rehabilitation centers are one of the right places to accommodate addicts to escape narcotics traps. Rehabilitation in general is a process of repairing or healing from an abnormal condition to become the norm. Rehabilitation itself is useful for restoring its original condition and also for training humans to carry out an action normally with physical conditions that are no longer normal. The purpose of drug rehabilitation is as a place for a recovery program that is proposed to someone from drug use disorders, in addition to aiming to free addicts from narcotics dependence and make addicts can return to living a normal life in social functions and community life. Rehabilitation measures are shown to victims of drug abuse. In addition to drug rehabilitation which is a place for drug addicts, there are also other places, namely prisons, but in general prisons are places for addicts to carry out punishments, not recovery programs, this is because drug addicts cannot meet the regulations to be able to carry out appropriate or appropriate rehabilitation. has been regulated in the Indonesian government regulations. However, prisons have a bad image and can provide fear and discomfort to abusers or drug addicts. In addition, many other factors are often neglected because they are considered not very important, such as psychological factors, especially among adolescents who are drug abusers and drug addicts. Drug rehabilitation is also one of the places that has a bad image for addicts, therefore drug rehabilitation is a fear in their minds, namely drug abusers or dru} }