@thesis{thesis, author={Pangidoan Vebio Romatua}, title ={UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) TERHADAP Staphylococcus aureus}, year={2017}, url={http://repository.uki.ac.id/229/}, abstract={Tanaman salam telah dikenal sejak dulu untuk berbagai keperluan. Bagian tanaman yang paling sering dimanfaatkan adalah bagian daun karena daun salam mengandung beberapa zat aktif seperti alkaloid, tanin, minyak atsiri, dan flavonoid. Beberapa penelitian yang dilakukan terbukti bahwa daun salam memiliki efek antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efek antibakteri dari daun salam terhadap kuman Staphylococcus aureus. Pada penelitian ini, konsentrasi daun salam yang dipergunakan adalah 10%,30%,50%,80%,100% (sebagai kontrol) dilakukan sebanyak 10 kali percobaan. Uji sensitivitas menggunakan metode Kirby bauer, dan zona hambatan yang terbentuk akan diukur dengan jangka sorong. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa ke 5 konsentrasi tersebut menghasilkan daya hambat dengan diameter yang berbeda yaitu 7,9 mm, 9,6mm, 11,3mm, 15,4mm, dan 20,5mm. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin besar konsentrasi ekstrak daun salam makin menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus.} }