@thesis{thesis, author={Sirait Gogma Firmansyah}, title ={PERBANDINGAN MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN CAIR DAN HAND SANITIZER TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI Staphylococcus aureus DI TANGAN MAHASISWA KEDOKTERAN UKI ANGKATAN 2013}, year={2017}, url={http://repository.uki.ac.id/247/}, abstract={Infeksi adalah penyebab kematian utama setelah penyakit gangguan kardiovaskuler. Mencuci tangan adalah salah satu tindakan sanitasi dengan membersikan jari-jemari menggunakan air atau pun cairan lainnya oleh manusia dengan tujuan untuk menjadi bersih. Mencuci tangan merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyakit diare dan keracunan makan. Antimikroba adalah zat atau substansi pembasmi mikroba, khususnya mikroba yang merugikan. Antimikroba pada dasarnya memiliki dua mekanisme yaitu, bakteriostatistik (melemahkan bakteri) dan bakterisida (membunuh bakteri). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan jumlah koloni bakteri Staphylococcus aureus setelah mencuci tangan dengan sabun cair dan hand sanitizer pada mahasiswa kedokteran UKI angkatan 2013. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah swab pada telapak tangan kanan mahasiswa kedokteran UKI angkatan 2013. Penanaman bakteri dilakukan pada media agar darah dan manitol salt agar (MSA). Penelitian menggunakan metode deskriptif analisis untuk melihat perbandingan jumlah koloni bakteri Staphylococcus aureus setelah mencuci tangan menggunakan sabun cair dan hand sanitizer. Hasilnya menunjukkan jumlah rata-rata koloni bakteri setalah mencuci tangan menggunakan sabun cair 8.60, dan setelah mencuci tangan dengan hand sanitizer 4.00. Hasil Uji stastistik dengan uji Independent Samples Test dan didapatkan p<0.05. Kata kunci : Sabun Cair, Hand sanitizer, Staphylococcus aureus} }