A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Bambang Wasito and Bernadette Dian Novita and Elicia }, title ={Perbandingan potensi diuretik antar bagian dari mentimun (cucumis sativus l.) pada Mus Musculus jantan}, year={2019}, url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/20751/}, abstract={Latar Belakang : Salah satu penyebab kematian yang tersering di Indonesia adalah Gangguan kardiovaskular. Salah satu bentuk gangguan kardiovaskular adalah hipertensi. Diperkirakan angka kejadian hipertensi akan meningkat pada tahun 2025. Salah satu terapi yang dapat digunakan pada pasien hipertensi adalah obat diuretik. Obat diuretik bekerja dengan menurunkan volume darah melalui pengaturan keseimbangan cairan dan natrium dalam tubuh. Efek diuretik ini bisa didapatkan dari Mentimun (Cucumis sativus L.). Tujuan : Untuk menjelaskan perbedaan potensi diuretik antar bagian Mentimun (Cucumis sativus L.). Metode : Penelitian eksperimental dilakukan dengan metode post-test only control group design dengan menggunakan hewan coba (in vivo). Hewan coba yang digunakan adalah Mus musculus jantan sebanyak 44 ekor. Seluruh hewan coba dibagi menjadi 9 kelompok perlakuan dan 2 kelompok kontrol. Setiap hewan coba akan mendapatkan pemberian ekstrak metanol Mentimun (Cucumis sativus L.) sebanyak 1 mL sesuai dengan bagian dan konsentrasi kelompok perlakuan. Hewan coba akan dimasukkan ke kandang metabolik untuk mengukur volume urine selama 24 jam. Hasil urine akan diserahkan pada Laboratorium untuk analisis Natrium dan Kalium urine. Hasil : Bagian Mentimun (Cucumis sativus L.) yang memiliki potensi diuretik paling baik adalah daging buah dan kulit dengan konsentrasi 0,5 mg/mL. Bagian Mentimun (Cucumis sativus L,) yang memiliki natriuresis dan kaliuresis paling tinggi adalah buah keseluruhan (daging buah, kulit, dan biji). Simpulan : Mentimun (Cucumis sativus L.) memiliki potensi diuretik yang mirip dengan Furosemid. Konsentrasi kecil lebih menimbulkan potensi diuretik yang baik. Natriuresis dan Kaliuresis juga terjadi pada saat mengonsumsi Mentimun (Cucumis sativus L.).} }