A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={. and Christella Gabriel and Patricia Febrina },
title ={Pengaruh kepemilikan institusional, independensi komite audit, dan kebijakan dividen terhadap praktik ekspropriasi},
year={2019},
url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/21009/},
abstract={Kesuksesan sebuah perusahaan dalam meningkatkan nilainya tidak terlepas dari peran pemilik perusahaan dan pemegang sahamnya. Persentase kepemilikan yang besar membuat pemegang saham mayoritas merasa berhak untuk terlibat lebih jauh dalam pengelolaan perusahaan atau bahkan turut menjadi bagian dari manajemen perusahaan itu sendiri. Terlebih lagi perlindungan hukum terhadap pemegang saham minoritas di negara-negara berkembang, seperti Indonesia, masih tergolong lemah sehingga praktik ekspropriasi yang dilakukan oleh pemegang saham mayoritas atas pemegang saham minoritas sangat berpeluang besar. Ekspropriasi terjadi ketika hak kontrol yang dimiliki salah satu pihak lebih besar dibanding hak kontrol pihak lain dan hak kontrol tersebut digunakan untuk memperoleh manfaat/keuntungan pribadi dengan distribusi kekayaan dari pihak lain.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris dan memberi analisis pengaruh kepemilikan institusional, independensi komite audit, dan kebijakan dividen dalam meminimalisasi praktik ekspropriasi. Penelitian ini juga menggunakan ukuran perusahaan dan profitabilitas sebagai variabel kontrol untuk mendukung pengujian model empiris agar diperoleh hasil yang lebih baik. Objek penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2018. Pemilihan sampel penelitian berdasarkan pada metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 52 perusahaan. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan model regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional dan independensi komite audit tidak berpengaruh terhadap praktik ekspropriasi. Sedangkan, kebijakan dividen berpengaruh signifikan positif terhadap praktik ekspropriasi.}
}