A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Ignasius Radix Astadi Praptono and Thomas Indarto Putut and Yovita Agung }, title ={Pengaruh konsentrasi CMC (Carboxyl Methyl Cellulose) terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik fruit leather nanas}, year={2020}, url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/21113/}, abstract={Fruit leather merupakan produk olahan bubur buah yang dikeringkan sampai kadar air di bawah 20%, berbentuk lembaran tipis yang dapat digulung dan dikonsumsi sebagai makanan ringan serta memiliki karakteristik seperti warna menarik, tekstur yang kompak. Tekstur fruit leather dipengaruhi oleh keseimbangan antara asam, pektin, serat dan gula. Buah nanas dapat diolah menjadi fruit leather karena nanas memiliki kadar air yang tinggi, pH yang rendah, warna yang menarik, tetapi memiliki kadar pektin yang rendah sehingga membutuhkan penambahan hidrokoloid sebagai pembentuk tekstur. Salah satu hidrokoloid yang digunakan sebagai bahan pengental dan pengisi untuk membentuk tekstur fruit leather yaitu CMC (Carboxymethylcellulose).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi CMC terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik fruit leather nanas. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri dari faktor tunggal yaitu penambahan CMC konsentrasi {0,3; 0,4; 0,5; 0,6; 0,7; 0,8; 0,9 %(b/b)} serta penambahan 5% sukrosa dan pengulangan dilakukan sebanyak empat kali. Pengujian yang dilakukan sebagai parameter adalah pH, TPT, kadar air, aw, tekstur, warna dan sifat organoleptik (warna, rasa, aroma, tekstur). Data hasil pengujian dianalisis menggunakan ANOVA dengan ?=5% untuk mengetahui adanya pengaruh beda perlakuan. Jika hasil uji ANOVA menunjukkan ada perbedaan nyata maka dilakukan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) untuk menentukan taraf perlakuan yang memberikan beda nyata. Hasil pengujian diperoleh kadar air 9,25-15,39%; aw 0,528-0,592; tekstur hardness 429,796-1252,481 g; adhesiveness (-112,240) - (-44,957) g/s; 0Hue 67,182-55,857. Perlakuan terbaik ditentukan dengan metode spider-web berdasarkan pengujian organoleptik dan diperoleh penambahan CMC terbaik yaitu sebesar 0,5% (b/b).} }