A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Hendra Okta and Ig. Jaka and Julius }, title ={Identifikasi waste di industri paku dengan pendekatan lean manufacturing}, year={2020}, url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/21360/}, abstract={PT. X adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur hasil olahan kawat. PT. X memiliki beberapa hasil produk, diantaranya adalah kawat paku, paku, paku payung, bendrat, besi potong, serta screw. Paku merupakan komponen penting dalam pembuatan konstruksi bangunan. Permasalahan yang ditemukan selama observasi awal, yaitu sering terjadinya overproduction, defect, dan waiting. Metode yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada PT. X, yaitu lean manufacturing dikarenakan metode tersebut dapat meningkatkan output dengan menghilangkan waste yang terjadi dan mengurangi lead time di sebuah perusahaan. Dengan metode lean manufacturing juga dapat mengurangi persediaan yang tidak efektif dan memproduksi produk hanya untuk memenuhi permintaan customer secara tepat. Berdasarkan hasil identifikasi waste yang dilakukan, didapatkan waste yang dominan terjadi di perusahaan, ialah waste overproduction. Dari beberapa waste yang terjadi di perusahaan, maka diberikan usulan perbaikan agar waste-waste tersebut nantinya dapat berkurang dan dapat mengurangi lead time di perusahaan.} }