A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={. and Agatha Winda and Theresia Intan Putri },
title ={Analisis isi kekerasan pada Sinetron Kun Anta},
year={2020},
url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/21836/},
abstract={Sinetron yang merupakan salah satu bentuk komunikasi massa lewat televisi. Sinetron terbukti berada di posisi pertama dalam rating untuk TV Program mengalahkan Variety show dan news, terbukti dari data rating acara TV oktober 2019. Posisi pertama hingga ketiga diduduki oleh sinetron, baru setelah itu diposisi keempat ditempati oleh ajang pencarian bakat. Penelitian ini membahas mengenai kekerasan yan ada di sinetron Kun Anta 2. Dalam penelitian ini menggunakan beberapa teori antaa lain adalah: teori kekerasan, sinetron, dan analisis isi. Teori utama yang digunakan pada penelitian ini adalah teori kekerasan sehingga indikator yang digunakan antara lain: kekerasan fisik, kekerasan psikologi, kekerasan seksual, kekerasan finansial, kekerasan spiritual, kekerasan fungsional, dan kekerasan relasional. Subjek penelitian yang diambil adalah sinetron Kun Anta 2, sedangkan objek penelitian adalah kekerasan. Selain itu metode yang digunakan adalah analisis isi, sehingga hasil akhir yang didapatkan sebagai berikut: Indikator Kekerasan Psikologis merupakan kekerasan yang paling banyak ditemui pada peneltirian ini, sedangkan indikator Kekerasan Fisik merupakan indicator ke 2 yangg paling banyak ditemukan, yang ketiga ada indikator Kekerasan Spiritual, keempat ada indikator Kekerasan Finansial, yang kelima indikator Kekerasan Relasional, dan yang terakhir adalah indikator Kekerasan Fungsional, sedangkan indikator Kekerasan Seksua peneliti sama sekali tidak menemukan adanya kekerasan seksual yang ada pada sinetron Kun Anta 2 ini.}
}