A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={. and Reyan Shofya and Theresia Intan Putri }, title ={Penerimaan catcalling dalam iklan “Shimmer in the Dark: Jimmy Choo CR18 Featuring Cara Delevingne” di Youtube}, year={2020}, url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/21866/}, abstract={Catcalling adalah bentuk pelecehan seksual secara verbal yang dilakukan di tempat publik. Fenomena catcalling juga ditampilkan dalam media, salah satunya adalah iklan milik Jimmy Choo yang berjudul ?Shimmer In The Dark?. Tindakan yang ditampilkan pada iklan Jimmy Choo tersebut akan menimbulkan berbagai penerimaan dari informan. Oleh karena itu, metode yang digunakan dalam melihat pendapat informan adalah dengan Reception Analysis. Metode tersebut akhirnya memunculkan penerimaan informan yang menganggap catcalling yang terdapat pada iklan merupakan tindakan yang melecehkan orang lain, selain itu ada pula informan yang berpendapat bahwa tindakan yang terdapat pada iklan merupakan tindakan yang wajar. Mengenai iklan Jimmy Choo, tidak hanya menyampaikan pesan eksplisit, namun juga pesan implisit berupa tindakan catcalling secara verbal dan nonverbal. Oleh karena itu, tiga informan berada dalam oppositional position karena mereka cenderung menolak bahwa iklan Jimmy Choo mengandung unsur catcalling. Sementara dua informan menempati dominant position karena cenderung menerima bahwa terdapat tindakan catcalling dalam iklan Jimmy Choo. Terakhir, satu informan menduduki negotiated position karena ia memang menerima namun tidak sepenuhnya menolak mengenai pesan catcalling. Dengan demikian dapat disimpulkan, penerimaan mengenai catcalling masih cenderung ditolak karena dipengaruhi oleh pengalaman dan pemahaman informan bahwa iklan Jimmy Choo tidak mengandung unsur catcalling.} }