@thesis{thesis, author={Anastasiana Sinta}, title ={Uji perbandingan efek antipiretik daun kemangi (Ocimum sanctum) dan daun pepaya (Carica papaya) terhadap mencit jantan yang mengalami demam dengan vaksin DPT}, year={2020}, url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/22037/}, abstract={Secara empiris daun kemangi (Ocimum sanctum) dan daun pepaya (Carica papaya) digunakan untuk menurunkan demam. Tujuan dari penelitian ini untuk membuktikan secara ilmiah efek antipiretik dan membandingkan efektivitas antipiretik kedua tanaman tersebut. Penelitian merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap. Sebanyak dua puluh ekor mencit jantan galur Swiss dibagi dalam 5 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 5 ekor mencit. Semua mencit diinduksi demam menggunakan vaksin DPT dengan dosis 0,2 ml secara subkutan. Setelah mengalami demam mencit diberi perlakuan sesuai kelompoknya. Kelompok I sebagai kontrol diberi akuades, Kelompok II diberi parasetamol dengan dosis 65mg/kgBB, Kelompok III diberi ekstrak daun pepaya dengan dosis 130mg/kg BB, dan Kelompok IV diberi ekstrak daun kemangi dengan dosis 130mg/kgBB. Pengukuran suhu dilakukan setiap 30 menit sampai menit 120. Hasil penelitian menunjukan bahwa daun kemangi (Ocimum sanctum) dan daun pepaya (Carica papaya)memiliki efek sebagai antipiretik. Potensi efek antipiretik daun pepaya (Carica papaya) lebih besar dibandingkan daun kemangi (Ocimum sanctum) pada dosis yang sama.} }