@thesis{thesis, author={Ambarwati Erda Dwi}, title ={Faktor-faktor yang mempengaruhi fraud: persepsi pegawai Dinas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Madiun}, year={2020}, url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/22135/}, abstract={Fraud merupakan suatu perbuatan yang melawan hukum yang dilakukan oleh orang-orang dari dalam dan atau luar organisasi, dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau kelompoknya yang secara langsung merugikan pihak lain. Kasus kecenderungan kecurangan akuntansi yang sering terjadi di instansi pemerintahan maupun swasta adalah kasus korupsi. Tindak korupsi yang sering dilakukan diantaranya manipulasi pencatatan, penghilangan dokumen, dan mark up yang dapat merugikan keuangan maupun perekonomian negara. Kecenderungan kecurangan akuntansi merupakan perbuatan melawan hukum yang dilakukan orang-orang dari dalam maupun luar organisasi dengan tujuan mendapatkan keuntungan pribadi/kelompok yang secara langsung merugikan pihak lain. Kecenderungan kecurangan akuntansi dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah: penegakan peraturan, keefektifan pengendalian internal, asimetri informasi, keadilan distributif, keadilan prosedural, komitmen organisasi, dan budaya etis organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh penegakan peraturan, keefektifan pengendalian internal, asimetri informasi, keadilan distributif, keadilan prosedural, komitmen organisasi, dan budaya etis organisasi terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebar kuesioner secara langsung kepada responden. Sampel dalam penelitian ini adalah 80 pegawai dinas yang bekerja di Organisasi Perangkat Daerah Kota Madiun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel keefektifan pengendalian internal berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi. Sedangkan variabel penegakan peraturan, asimetri informasi, keadilan distributif, keadilan prosedural, komitmen organisasi, dan budaya etis organisasi tidak berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi.} }