A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={. and Nirmala Paramitha and Theresia Intan Putri },
title ={Penerimaan penggemar K-pop mengenai seksualitas dalam video klip Jay Park-Mammoe},
year={2020},
url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/22296/},
abstract={Seksualitas adalah bentuk konstruksi sosial yang didominasi oleh kaum laki-laki dan hasrat seksual dari laki-laki adalah perempuan. Di tengah demam K-pop ini banyak gilrband baru yang bermunculan, karena banyaknya persaingan maka media sering kali mengeksploitasi seksualitas perempuan untuk menarik minat audience. Termasuk di dalam video klip Jay Park ini yang menampilkan seksualitas perempuan hampir di seluruh video klip. Video klip dari Jay Park yang berjudul Mammoe ini menceritakan bagaimana kehidupan bebas yang terjadi pada zaman sekarang, bagaimana tubuh perempuan yang ada di dalam video klip ini sangat dipertontonkan, dimulai dari mempertunjukkan paha yang seksi, perut yang rata, payudara yang menonjol, dan pantat yang sintal. Hal ini membuat banyak informan yang mengutarakan pendapatnya mengenai seksualitas perempuan yang ditampilkan di dalam media. Oleh karena itu metode yang dapat digunakan untuk melihat pandangan dan pendapat informan adalah dengan menggunakan metode Reception Analysis. Metode tersebut memunculkan pandangan informan yang berbeda-beda. Ada beberapa informan yang menganggap bahwa seksualitas perempuan yang terdapat di dalam video Klip Jay Park ini terlalu berlebihan, sedangkan ada beberapa informan yang menanggap seperti itu lah seksualitas perempuan yang selalu di gambarkan oleh media. Tiga dari lima informan menolak isi pesan yang ada di dalam video klip Jay Park ? Mammoe (oppositional code) sedangkan dua dari kelima informan memnerima isi pesan. (dominant code). Oleh karena itu, hasil yang dapat disimpulkan adalah penerimaan audience mengenai seksualitas perempuan di dalam video klip Jay Park ? Mammoe masih ditolak diakibatkan oleh tanggapan, pengalaman dari informan.}
}