A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Gabriel Zelin and Nanang and Theresia Intan Putri },
title ={Strategi penyelesaian hambatan komunikasi antar budaya pada pasutri kawin campur Indonesia dan Korea Selatan},
year={2020},
url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/22465/},
abstract={Menurut Mulyana & Rakhmat (2017:20) komunikasi antarbudaya muncul
apabila produsen dari pesan adalah anggota dari suatu budaya dan penerima
pesannya adalah anggota suatu budaya yang berbeda. Fenomena perkawinan
campur berbeda kewarganegaraan memunculkan perbedaan kebudayaan dan
kepercayaan yang ada pada masing-masing individu dan menimbulkan
komunikasi yang berjalan secara tidak efektif apabila mengalami hambatan dalam
berkomunikasi lintas budaya. Bila hal tersebut terjadi alangkah baiknya
mengambil strategi penyelesaian hambatan secara objektif, agar tidak timbul
masalah dikemudian hari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan
menggunakan metode penelitian studi kasus, dengan melakukan pengumpulan
data dengan cara interview serta observasi. Hasil penelitian menunjukan adanya
hambatan yang terjadi pada pasangan suami istri perkawinan campuran Indonesia
& Korea Selatan, seperti perbedaan status budaya, kepercayaan, kemudian timbul
pengambilan strategi penyelesain hambatan seperti kompetisi, akomodasi,
kolaborasi, penghindaran, dan kompromi.}
}