A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={. and Ayu Dhea and Suratno },
title ={Prarencana Pabrik detergent cair dari dodecylbenzene dan oleum 20% dengan kapasitas 6.300 ton/tahun},
year={2020},
url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/22573/},
abstract={Deterjen merupakan produk yang banyak digunakan karena merupakan salah satu bahan pembersih. Deterjen didefinisikan sebagai produk pencuci / pembersih pakaian yang mengandung komponen seperti surfaktan, yang mampu menghilangkan kotoran melalui proses fisika dan kimia.
Komposisi utama dalam pembuatan deterjen antara lain : surfaktan, builder, filler, dan aditif. Surfaktan dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok anionik yang tersusun dari Alkyl Benzene Sulfonate (ABS), Linier Alkyl Benzene Sulfonate (LAS), dan Alpha Olein Sulfonate (AOS) nonionik, kationik dan amfoterik yang merupakan gabungan dari jenis surfaktan kationik dan anionik. Sehingga bahan dasar yang dapat digunakan untuk memproduksi deterjen cair yaitu dodecylbenzene.
Salah satu metode memproduksi deterjen cair yaitu melalui proses sulfonasi dengan menggunakan Oleum berkonsentrasi 20%. Pertama-tama Oleum 20% dan dodecylbenzene dicampurkan di dalam reaktor sulfonator dengan perbandingan massa DDB dengan oleum 20% adalah 4 : 5 dan menghasilkan konversi reaksi sulfonasi sebesar 99%. Pada proses ini, suhu reaksi dijaga konstan 55°C, panas reaksi yang dihasilkan akan diserap oleh jaket pemanas. Bahan kemudian dialirkan menuju mixer untuk pencampuran H2O dari utilitas lalu dialirkan kembali menuju decanter untuk memisahkan dodekilbenzena sulfat dari asam sulfat atau H2SO4. Hasil produk bawah dari decanter merupakan H2SO4 dengan konsentrasi sebesar 73%. Pembuatan larutan penetralisasi di lakukan di dalam tangki pengenceran, dengan menggunakan NaOH 98% kemudian diencerkan dengan air untuk mendapatkan NaOH dengan konsentrasi 20%. Produk atas decanter dan larutan NaOH 20% dialirkan ke tangki neutralizer. Pada tangki ini kelebihan asam dinetralkan dengan larutan NaOH 20%. Kemudaian hasil dari neutralizer kemudian dialirkan menuju crutcher (M-130) untuk dilakukan penambahan bahan seperti builder, filler, dan zat additive. Keseluruhan proses ini menghasilkan produk deterjen cair dengan kadar surfaktan 45%.
Prarencana pabrik deterjen cair dari dodecylbenzene dan oleum memiliki rincian sebagain berikut:
Pabrik : deterjen cair
Kapasitas : 6.300 ton/tahun
Bahan Baku : dodecylbenzene dan oleum 20%
Sistem Operasi : kontinu
Utilitas :
1. Air : Air sanitasi = 6,38 m3/hari
Air pendingin = 300.287,76 m3/hari
Air proses = 372, m3/hari
2. Listrik : 622,498 kW/hari
3. Bahan Bakar : Solar = 0,458 m3/bulan
Jumlah tenaga kerja : 120 orang
Lokasi pabrik : Kawasan Karawang International Industrial City, Karawang, Jawa Barat.
Luas Pabrik : 33.000 m2
Dari hasil analisa ekonomi yang telah dilakukan didapatkan :
? Fixed Capital Investment (FCI) : Rp 149.617.173.262,43
? Working Capital Investment (WCI) : Rp 4.503.073.676,06
? Total Production Cost (TPC) : Rp 91.648.396.095,56
? Penjualan per tahun : Rp 148.174.657.649,00
Analisa ekonomi dengan metode Discounted Cash Flow:
? Rate of Return (ROR) sebelum pajak : 22,58%
? Rate of Return (ROR) sesudah pajak : 15,72%
? Rate of Equity (ROE) sebelum pajak : 47,27%
? Rate of Equity (ROE) sesudah pajak : 32,80%
? Pay Out Time (POT) sebelum pajak : 4,3286
? Pay Out Time (POT) sesudah pajak : 5,3696
? Break Even Point (BEP) : 42,23%
? Minimum Acceptable Rate of Return (MARR) : 21,10%}
}