A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Henry Kurnia and Lannie and Nany }, title ={Formula tablet lepas lambat teofilin menggunakan kombinasi HPMC K4M dan amilum kulit pisang agung sebagai matriks tablet}, year={2020}, url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/23190/}, abstract={Penelitian tentang ?Formula Tablet Lepas Lambat Teofilin menggunakan Kombinasi HPMC K4M dan Amilum Kulit Pisang Agung sebagai Matriks Tablet? telah dilakukan. HPMC banyak digunakan sebagai polimer pada sediaan lepas lambat karena HPMC tidak hanya menarik lebih banyak partikel air untuk meningkatkan kelarutan suatu zat aktif, tetapi juga berfungsi sebagai gelling agent untuk mengontrol pelepasan suatu zat aktif. Amilum kulit pisang agung mempunyai sifat serbuk berwarna putih agak coklat, tidak berasa, tidak berbau. Amilum kulit pisang agung cocok digunakan sebagai agen kontrol pelepasan suatu zat aktif karena mengandung 60,43 ± 1,65% amilopektin (yang tidak larut air) dan 39,57 ± 1,65% amilosa (yang larut dalam air). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari konsentrasi HPMC K4M dan konsentrasi amilum kulit pisang agung pada pelepasan teofilin, maka dari itu percobaan dilakukan dengan 4 macam formula sesuai dengan metode desain faktorial, dimana formula menggunakan 2 faktor pada agen pengontrol pelepasan yaitu HPMC K4M dengan level terendahnya (-1) adalah 5% dan level tertingginya (+1) adalah 10%, sedangkan amilum kulit pisang agung level terendahnya (-1) adalah 5% dan level tertingginya (+1) adalah 10%. Formula yang terpilih untuk rancangan optimum menggunakan konsentrasi HPMC K4M sebanyak 8,58% dan konsentrasi amilum kulit pisang agung sebanyak 7,65%. Formula tersebut akan memberikan prediksi respon sebagai berikut: kekerasan sebesar 10,07 Kp; kerapuhan sebesar 0,27%; dan konstanta laju disolusi sebesar 0,0760% per menit.} }