A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Keenan Michael and Maria and Yohanes },
title ={Prarencana pabrik fatty alcohol dari palm kernel oil (PKO) kapasitas : 80.000 ton/tahun},
year={2021},
url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/24075/},
abstract={Fatty alcohol umumnya digunakan pada produk emulsi dan mikro-emulsi,
contohnya seperti pada produk kosmetik, detergen, dan produk perawatan diri, serta
dapat berfungsi sebagai kosurfaktan dan pemberi konsistensi pada produk kosmetik.
Jika gugus hidroksi pada fatty alcohol disubstitusi oleh gugus hidrofilik yang lebih
besar, maka diperoleh surfaktan yang bermanfaat dalam produk pembersih.
Bahan dasar yang dapat digunakan untuk memproduksi fatty alcohol (C12-
C18) yaitu minyak inti kelapa sawit dan minyak kelapa. Minyak inti kelapa sawit dan
minyak kelapa mengandung trigliserida yang dapat digunakan untuk pembuatan fatty
alcohol. Trigliserida diperoleh melalui proses refinery dari Palm Kernel Oil (PKO)
yang meliputi proses degumming, filtrasi, netralisasi, pencucian, dan pemisahan.
Pada proses degumming ditambahkan asam fosfat 85% pada suhu 95oC untuk
menghilangkan fosfatida. Selanjutnya ditambahkan NaOH untuk menghilangkan
asam lemak bebas. Kemudian pada tahap pencucian ditambahkan asam fosfat untuk
menetralkan pH untuk memudahkan proses selanjutnya. Sedangkan pada tahap
pemisahan dilakukan sentrifugasi agar dapat dipisahkan antara trigliserida dan
pengotor.
Salah satu metode untuk memproduksi fatty alcohol yaitu melalui proses
Trickle-bed Hydrogenation. Proses ini membutuhkan FAME sebagai reaktan yang
akan dikonversi menjadi fatty alcohol. Pertama-tama, trigliserida yang diperoleh dari
proses refinery dikonversi menjadi FAME melalui reaksi transesterifikasi. Reaksi
transesterifikasi ini berlangsung pada suhu 80°C dengan menggunakan KOH sebagai
katalis. Konversi trigliserida untuk reaksi ini yaitu sebesar 98%. Setelah reaksi
transesterifikasi, FAME dipisahkan dari gliserol dengan proses dekantasi.
Selanjutnya, FAME dikonversi menjadi fatty alcohol melalui reaksi hidrogenasi.
Reaksi hidrogenasi ini berlangsung pada suhu 190°C dengan menggunakan katalis
CuCr. Konversi FAME untuk reaksi ini yaitu sebesar 99%. Setelah itu, gas hidrogen
sisa dipisahkan dengan menggunakan separator drum. Kemudian metanol diuapkan
dari campuran produk dengan menggunakan evaporator, sehingga diperoleh produk
fatty alcohol. Keseluruhan proses ini menghasilkan produk FA dengan kemurnian
96,15%.
Prarencana pabrik Fatty Alcohol dari Palm Kernel Oil (PKO) memiliki rincian
sebagai berikut:
Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas (PT)
Produksi : Fatty Alcohol (FA) dan gliserol
Status Perusahaan : Swasta
Kapasitas Produksi : 80.000 ton/tahun
Hari Kerja Efektif : 330 hari/tahun
Sistem Operasi : Kontinyu
Masa Konstruksi : 2 tahun
Waktu mulai Beroperasi : Tahun 2024
Bahan Baku : Palm Kernel Oil (PKO)
Kapasitas Bahan Baku : 413.100,33 kg/hari
Utilitas:
? Air : Air sanitasi = 5,94 m3
/hari
Air pendingin = 2.142,43 m3
/hari
xix
Air proses = 873,50 m3
/hari
Air boiler I = 26,95 m3
/hari
Air boiler II = 159,62 m3
/hari
? Saturated Steam : Saturated Steam (130°C) = 24.598,70 kg/hari
Saturared Steam (225°C) = 122.860,74 kg/hari
? Listrik : kW/hari
? Bahan Bakar : Solar = 1,54 m3
/hari (Boiler I) ; 6,51 m3
/hari
(Boiler II); 0,8783 m3
(generator)
Jumlah Tenaga Kerja : 120 orang
Lokasi Pabrik : Kawasan Industri Dumai, Kabupaten Dumai, Provinsi
Riau
Luas Pabrik : 63.112,5 m2
Dari hasil analisa ekonomi yang telah dilakukan didapatkan :
? Fixed Capital Investment (FCI) : 353.362.686.654,29
? Working Capital Investment (WCI) : 180.762.471.120,08
? Total Production Cost (TPC) : 2.474.369.578.989,01
? Penjualan per tahun : 2.713.388.696.292
Analisa ekonomi dengan Metode Discounted Cash Flow:
? Rate of Return (ROR) sebelum pajak : 27,67%
? Rate of Return (ROR) sesudah pajak : 20,22%
? Rate of Equity (ROE) sebelum pajak : 57,29%
? Rate of Equity (ROE) sesudah pajak : 41,58%
? Pay Out Time (POT) sebelum pajak : 3,7624
? Pay Out Time (POT) sesudah pajak : 4,6294
? Break Even Point (BEP) : 46,21%
? Minimum Acceptable Rate of Return (MARR) : 27,82%}
}