A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Andi Anugerah and Cicilia Erna and Fanny Tjandra },
title ={Pengaruh behavior bias dan cognitive bias terhadap toleransi risiko investor di Indonesia},
year={2020},
url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/24330/},
abstract={Toleransi risiko dapat dinilai dengan pendekatan ekonomi, psikologi, dan sosiologi. Behavior bias merupakan pendekatan psikologi untuk menilai toleransi risiko yang terdiri atas dimensi extraversion, conscientiousness, agreeableness, neuroticism, dan openness. Tetapi kemampuan kognitif juga mampu mengubah pandangan seseorang terhadap risiko, tingkat pendidikan merupakan cara sederhana untuk menilai cognitive bias seseorang.
Penelitian ini menguji tentang bagaimana behavior bias dan cognitive bias mempengaruhi tingkat toleransi risiko investor di Indonesia dalam jangka waktu 1 tahun dan 5 tahun. Objek dari penelitian ini adalah seluruh masyarakat di Indonesia yang tersebar di 27 dari 34 provinsi dengan total responden 16.204 rumah tangga. Adapun kriteria jawaban responden dikatakan valid saat menjawab ketiga pertanyaan yang akan diuji dalam penelitian, dan memahami mengenai investasi. Sumber data penelitian ini diperoleh dari hasil kuesioner IFLS 5 yang dilakukan oleh RAND.
Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa dimensi kepribadian neuroticism, agreeableness, dan conscientiousness berpengaruh signifikan terhadap toleransi risiko. Dimensi openness yang sebelumnya tidak signifikan menjadi signifikan setelah ada perubahan jangka waktu. Tingkat pendidikan juga terbukti mempengaruhi toleransi risiko secara signifikan.
Hal ini membuktikan bahwa tingkat toleransi risiko dapat dipengaruhi oleh faktor behavior bias dan cognitive bias. Dan tingkat pendidikan merupakan variabel yang paling berpengaruh signfiikan sehingga semakin banyak ilmu yang diterima individu semakin tinggi tingkat toleransi risikonya.}
}