A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={George Nicolaus and Martina Sari and Pauline },
title ={Studi literatur: hubungan antara paparan asap rokok dengan terjadinya ISPA},
year={2020},
url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/24361/},
abstract={Latar Belakang: Penggunaan tembakau adalah penyebab global utama dari kematian yang dapat dicegah. WHO menyatakan, tembakau membunuh lebih dari 6 juta orang per tahun. Diperkirakan akan terjadi peningkatan kematian menjadi lebih dari 8 juta kematian di tahun 2030 akibat tembakau (Global Youth Tobacco Survey, 2014). Merokok merupakan bentuk utama penggunaan tembakau. Secara global, terjadi peningkatan konsumsi rokok terutama di negara berkembang. Diperkirakan saat ini jumlah perokok di seluruh dunia mencapai 1,3 milyar orang (Tobacco Control Support Center, 2015). Pada tahun 2014 ISPA menempati urutan teratas dalam daftar 10 penyakit terbesar di Kabupaten Pelalawan, jumlah penderita ISPA sebanyak 35,264 penderita, Puskesmas Pangkalan Kerinci adalah kecamatan dari Kabupaten Pelalawan. Tujuan: Mengetahui jumlah kejadian ISPA pada kelompok yang terpapar asap rokok, mengetahui jumlah kejadian ISPA pada kelompok yang tidak terpapar asap rokok, dan membandingkan jumlah kejadian ISPA pada kelompok yang terpapar asap rokok dengan tidak terpapar asap rokok. Metode: Studi literatur/journal review digunakan dalam penelitian ini dengan jumlah literatur yang digunakan sebanyak 10 buah. Literatur yang digunakan adalah literatur yang membahas mengenai hubungan asap rokok dengan terjadinya ISPA. Hasil: Terdapat hubungan antara paparan asap rokok dengan terjadinya ISPA. Simpulan: Studi literatur ini yaitu terdapat hubungan antara paparan asap rokok dengan terjadinya ISPA}
}