A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Aning and Khoirul and Suratno },
title ={Prarencana pabrik semen portland tipe 1 dari batu kapur kapasitas 34.000 ton/hari},
year={2021},
url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/24436/},
abstract={Indonesia merupakan negara yang mengalami perkembangan pada pembangunannya, baik dalam hal pembangunan properti, industri, maupun infrastruktur pendukung perekonomian negara. Dengan semakin berkembangnya pembangunan di Indonesia, maka semen sebagai bahan pembuat beton atau concrete untuk pembangunan juga sangat dibutuhkan. Konsumsi semen yang besar mempengaruhi pembuatan semen, salah satunya adalah semen portland tipe 1. Semen ini tahun demi tahun dibutuhkan secara meningkat, di mana produk tersebut sebagai penunjang pengembangan infrastruktur dari suatu negara. Dengan semakin meningkatnya permintaan akan semen portland tipe 1, untuk mencukupi kebutuhan tersebut, maka perlu dilakukan peningkatan produksi semen portland tipe 1 di dalam negeri.
Di dalam pembuatan semen portland tipe 1 berlangsung reaksi antara kalsium silikat dengan kalsium sulfat yang sebagai bahan tambahan, di mana dalam reaksi ini akan terbentuk dari proses kalsinasi pada suhu tinggi yang disebut dengan pembentukan klinker yang terdiri dari: C3S, C2S, C3A, dan C4AF. Proses pembuatan semen portland tipe 1 yang dipilih dengan memanfaatkan batu kapur karena bahan baku tersebut jumlahnya berlimpah dan mudah didapat.
Limbah yang dihasilkan dari prarencana pabrik semen portland tipe 1 adalah limbah gas dari proses kalsinasi dari rotary kiln dan rotary cooler, di mana yang dihasilkan berupa CO2 hasil dari pembuatan klinker. Limbah gas dan limbah padat yang dihasilkan bukan merupakan limbah yang berbahaya, sehingga tidak memerlukan penanganan secara khusus dan dapat langsung dibuang ke udara dan lingkungan bebas.
Prarencana pabrik semen portland tipe 1 dari batu kapur memiliki rincian sebagai berikut :
Bentuk Perusahaan : Perseroan Terbatas (PT)
Produksi : Semen Portland Tipe 1
Kapasitas produksi : 34.000 ton/hari
Hari kerja efektif : 330 hari/tahun dan 1 hari 24 jam
Sistem operasi : Kontinyu
Waktu mulai beroperasi : Tahun 2024
Bahan baku : Batu kapur, tanah liat, pasir
silika, pasir besi, gipsum
Aliran batu kapur : 12.503.638,87 ton/tahun
Aliran tanah liat : 1.124.739,51 ton/tahun
Aliran pasir silika : 2.747.813,12 ton/tahun
Aliran pasir besi : 499.567,62 ton/tahun
Aliran gypsum : 431.792,46 ton/tahun
Utilitas :
Air : Air sanitasi: 58,99 m3/hari
Listrik : 211.748,41 kW/tahun
Bahan bakar solar : 710.002,44 m3/tahun
Jumlah tenaga kerja : 625 orang
Lokasi pabrik : Kolaka, Sulawesi Tenggara
Luas pabrik : 232.276 m2
Analisa ekonomi dengan Metode Discounted Flow
? Rate of Return Investment (ROI) sebelum pajak : 29 %
? Rate of Return Investment (ROI) sesudah pajak : 21 %
? Rate of Equity (ROE) sebelum pajak : 46 %
? Rate of Equity (ROE) sesudah pajak : 34 %
? Rate Out Time (POT) sebelum pajak : 4 tahun 1 bulan 2 hari
? Rate Out Time (POT) sesudah pajak : 4 tahun 9 bulan 4 hari
? Break Event Point (BEP) : 14 %}
}