A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Maria and Matilda Theresia and Suryadi }, title ={Prarencana pabrik biodiesel dari leather tanning waste dengan katalis CaO dari limbah cangkang kerang simping kapasitas 23.620 kiloliter/tahun}, year={2021}, url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/24440/}, abstract={Dalam memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat dan adanya kesadaran terhadap isu lingkungan mendorong perkembangan industri penghasil energi terbarukan seperti biodiesel. Permintaan pasar akan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif diperkuat dengan Mandatori Biodiesel Pemerintah Indonesia dan Program Sustainable Development Goals (SDG). Pengembangan industri biodiesel yang dilakukan adalah pemanfaatan limbah yang berpotensi sebagai bahan baku lipid dan katalis seperti leather tanning waste (LTW) yang mengandung 60% lemak dengan 14,20% free fatty acid (FFA) dan limbah cangkang kerang simping (CKS) yang dapat menghasilkan 97,6% Kalsium Oksida (CaO) sebagai katalis dalam transesterifikasi trigliserida menjadi fatty acid ethyl ester (FAEE). Indonesia menghasilkan lebih dari 203.194,2 ton LTW dan 2.780 ton CKS per tahun sebagai limbah. Proses produksi biodiesel berbahan dasar LTW dan CKS terbagi menjadi empat tahap, yaitu, pretreatmen LTW, pembuatan katalis CaO, transesterifikasi dan purifikasi biodiesel. Pretreatmen LTW terdiri dari pemanasan LTW dan pemisahan kotoran. Sedangkan, pembuatan CaO dari CKS melalui proses kalsinasi pada suhu tinggi. Pada proses transesterifikasi, LTW dari proses pretreatmen akan direaksikan dengan etanol untuk memproduksi FAEE dengan menggunakan katalis dari CKS pada suhu 60°C. Produk yang dihasilkan pada proses transesterifikasi kemudian akan dipurifikasi untuk memperoleh biodiesel. Dari proses yang dilakukan konversi yang diperoleh mencapai 93,4%. Prarencana pabrik biodiesel dari leather tanning waste (LTW) dengan katalis CaO dari limbah cangkang kerang simping (CKS) memiliki rincian sebagai berikut: Bentuk Perusahan : Perseroan Terbatas (PT) Produksi : Biodiesel Status Perusahan : Swasta Kapasitas Produksi : 23.620 Kiloliter/Tahun Hari Kerja Efektif : 330 hari/tahun Sistem Operasi : Semikontinu Masa Konstruksi : 4 Tahun Waktu Mulai Beroperasi : Tahun 2025 Bahan Baku : Leather Tanning Waste (LTW) dan Cangkang Kerang Simping (CKS) Kapasitas Bahan Baku : 148.769,7 kg LTW/hari Utilitas : 1. Air : Air sanitasi = 6,138 m3/hari Air pendingin = 437,3143 m3.hari Air proses = 179,2982 m3/hari Air umpan boiler = 34,9389 m3/hari 2. Saturated steam (120°C) = 32.291,8526 kg/hari 3. Listrik = 199,2143 kW/hari 4. Bahan bakar : Solar = 2,0927 m3/hari (boiler); 2,9167 m3/tahun (generator) Batu bara = 3.090,4342 kg/hari Jumlah Tenaga Kerja : 129 orang Lokasi Pabrik : Kawasan Industri Piyungan, Bantul, Yogyakarta Luas Pabrik : 35.509,93 m2 Dari hasil analisa ekonomi yang telah dilakukan diperoleh: Fixed Capital Investment (FCI) = Rp 106.159.791.033 Working capital investment (WCI) = Rp 75.064.934.065 Total Production Cost (TPC) = Rp 108.366.408.202 Penjualan per tahun = Rp 178.361.960.324 Analisa ekonomi dengan Metode Discounted Cash Flow: Rate of Return Investment (ROI) sebelum pajak : 25% Rate of Return Investment (ROI) setelah pajak : 18% Rate of Equity (ROE) sebelum pajak : 46% Rate of Equity (ROE) sesudah pajak : 32% Pay Out Time (POT) sebelum pajak : 3,8296 Pay Out Time (POT) sesudah pajak : 4,7258 Break Even Point (BEP) : 50% Minimum Acceptable Rate of Return (MARR) : 20,01%} }