A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={. and Lukas and Vincentius }, title ={Pengaruh audit tenure, rotasi audit, dan fee audit terhadap kualitas audit}, year={2020}, url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/24632/}, abstract={Penerbitan laporan keuangan bagi perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia merupakan bentuk pertanggungjawaban pihak perusahaan kepada pihak-pihak pemangku kepentingan, seperti investor,kreditur,dan juga masyarakat. Oleh karena itu informasi keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan harus relevan serta tepat waktu. Untuk menciptakan laporan keuangan yang relevan maka dibutuhkan kualitas audit yang baik yang dihasilkan oleh auditor maupun akuntan publik. Oleh karena kebutuhan itu, Pemerintah Republik Indonesia telah mengeluarkan beberapa aturan mengenai jasa akuntan publik di Indonesia, terutama dalam PP No.20/2015 mengenai pembatasan rotasi auditor dengan batas waktu paling lama adalah 5 tahun buku untuk satu perusahaan. Dalam menjalankan tugas auditnya, auditor perlu untuk mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah tersebut. Untuk menjaga kepatuhan auditor mengenai rotasi serta lamanya perikatan seorang auditor dengan perusahaan (tenure). Selain itu, fee audit yang diterima oleh seorang auditor juga perlu diperhatikan untuk menjaga sikap independen seorang auditor sehingga auditor tersebut mampu menghasilkan kualitas audit yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah audit tenure, rotasi audit, dan fee audit terhadap kualitas audit. Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang bergerak didalam bidang goods consumer industry dengan periode penelitian selama 2017-2019. Sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling. Pengukuran audit tenure dalam penelitian ini menggunakan laporan keuangan audit dalam laporan keuangan perusahaan, serta rotasi audit menggunakan variabel dummy, fee audit menggunakan logaritma natural dari akun professional fees yang ada di dalam laporan keuangan perusahaan, dan kualitas audit diukur menggunakan opini wajar tanpa pengecualian yang diterbitkan oleh auditor. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa audit tenure, rotasi audit, dan fee audit tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas audit.} }