A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Erlina Vidianing and Teodora Winda }, title ={Pengaruh konsistensi informasi dan risiko kecurangan terhadap reaksi auditor}, year={2020}, url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/24909/}, abstract={Auditor bertanggung jawab dalam perencanaan dan pelaksanaan audit untuk memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan terbebas dari salah saji material, baik yang disebabkan oleh kekeliruan atau kecurangan. Kecurangan pelaporan keuangan merupakan kecurangan yang dilakukan manajemen dalam bentuk salah saji material yang dapat merugikan para penggunanya. Kecurangan dapat bersifat finansial dan non finansial. Salah satu faktornya seperti ketidakkonsistenan pada ukuran finansial dan ukuran non finansial (NFM). Selain itu, risiko kecurangan dapat diidentifikasi berdasarkan tinggi atau rendahnya suatu risiko dalam perusahaan. Atas kondisi tersebut, seperti pada teori heuristic systematic model untuk melihat bagaimana reaksi yang ditimbulkan atas penilaian auditor dalam memproses atau mengolah suatu informasi dan teori fraud mengenai proses penyebab terjadinya kecurangan. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen yang bertujuan untuk memahami pengaruh konsistensi informasi dan risiko kecurangan terhadap reaksi auditor. Penelitian ekperimen ini menggunakan desain faktorial 2x2. Pengaruh COVID 19, membuat penelitian dilakukan melalui google form. Dengan data yang didapatkan diolah menggunakan Univariate ANOVA. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh bahwa auditor akan cenderung lebih bereaksi ketika informasi ukuran keuangan dan ukuran non keuangan yang konsisten dibandingkan informasi yang tidak konsisten. Karena auditor akan melakukan pendeteksian terkait kemungkinan kecurangan yang dibuat oleh bagian terpenting dari perusahaan. Selain itu auditor akan cenderung lebih bereaksi pada suatu perusahaan yang teridentifikasi melakukan kecurangan dengan tingkat risiko tinggi dibandingkan rendah. Karena auditor harus melakukan penilaian tepat dalam mengindentifikasi risiko kecurangan bagi perusahaan untuk memastikan informasi telah wajar, andal dan tidak menyesatkan.} }