A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Adrianus Rulianto and Edrick Sugeng and Paini Sri },
title ={Pengaruh proporsi daging sapi dan batang pisang terhadap sifat fisikokimia dan organoleptik sosis daging sapi batang pisang},
year={2021},
url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/24938/},
abstract={Sosis merupakan produk rekonstruksi daging yang populer di
masyarakat, terutama di kalangan anak ? anak. Sosis berbahan dasar daging
yang digiling ditambah lemak, air, dan bumbu sehingga membentuk emulsi
sosis kaya akan energi, namun memiliki kandungan kolestrol dan sodium
yang tinggi, namun rendah serat. Salah satu sumber serat yang dapat
dimanfaatkan adalah batang pisang. Tujuan dari penelitianini adalah untuk
mengetahui proporsi daging sapi dan batang pisang terhadap sifat
fisikokimia dan organoleptik sosis daging sapi batang pisang. Pada
pengujian sifat fisikokimia (kadar air, susut masak, warna) digunakan
rancangan deskripsi dengan satu faktor, yaitu proporsi batang pisang (P)
yang terdiri atas enam level. Proporsi daging sapi dengan batang pisang
adalah 100:0 (P1); 90:10 (P2); 80:20 (P3); 70:30 (P4); 60:40 (P5);
50:50(P6)% (b/b) dengan pengulangan sebanyak tiga kali. Sedangkan
pengujian kadar organoleptik (rasa, warna, tekstur, aroma dan kenampakan
secara keseluruhan) menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data
fisikokimia yang diperoleh dianalisa dengan metode Excell yang dinyatakan
dengan rata-rata ± SD, sedangkan data organoleptik dianalisis
menggunakan analisis varian (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Duncan?s
Multiple Range Test (DMRT) untuk menentukan perbedaan antar perlakuan.
Perlakuan terbaik ditentukan dengan spiderweb.Pengaruh proporsi daging
sapi batang pisang mampu meningkatkan kadar air, nilai hue, menurunkan susut
masak, lightness, dan chroma. Sosis daging sapi batang pisang memiliki kadar
air yang berkisar antara 63,88% hingga 67,85%, susut masak 2,48±0,71
hingga 1,26±0,58, lightness 48,5±1,2 hingga 52,0±2,4, chroma 14,1±1,1
hingga19,3±2,5, hue 53,5±0,6 hingga 70,8±1,9nilai kesukaan panelis
terhadap parameter warna berkisar 3,45±1,01 hingga 5,68±1,04, rasa
4,67±2,29 hingga 5,40±1,13, tekstur 1,86±0,67 hingga 5,75±0,88, aroma
4,42±3,20 hingga 5,51±2,80, kenampakan secara keseluruhan 2,25±1,11
hingga 5,76±0,80. Hasil uji spider web menunjukkan sosis dengan proporsi
batang pisang sebesar 10% yang paling disukai panelis.
Kata Kunci: Sosis, Batang Pisang, Kadar air, Susut Masak, Sifat
Organoleptik.}
}