A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/Document.php

Line Number: 69

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={Maria and Shella Permatasari and Tommy }, title ={Prarencana pabrik tugas akhir prarencana pabrik glifosat dari etilen oksida dan ammonia dengan kapasitas produksi 8.000 ton/tahun}, year={2021}, url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/26135/}, abstract={Glifosat adalah herbisida yang bersifat sistemik. Glifosat dapat mempengaruhi pigmen klorosis berkembang, pertumbuhan berhenti hingga pertumbuhan mati. Glifosat dapat mengendalikan gulma karena herbisida terserap dengan baik hingga mencapai akar sedangkan herbisida lain telah menurunkan kemampuan pengendalian gulma. Glifosat merupakan herbisida non selektif dengan spektrum pengendalian yang luas. Glifosat sangat efektif dalam mengendalikan rumput dan gulma berdaun lebar yang berakar dalam dan diaplikasikan sebagai herbisida pasca tumbuh. Glifosat dihasilkan melalui proses reaksi antara etilen oksida (C2H4O) dengan amonia (NH3). Kegunaan glifosat adalah sebagai herbisida sistemik purna tumbuh yang digunakan dalam pertanian atau perkebunan industri untuk mengendalikan gulma berdaun lebar dan sempit di areal Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), Tanaman Menghasilkan (TM), maupun pembibitan. Berdasarkan analisa ekonomi pada prarencana pabrik ini, diperoleh bahwa investasi pada pabrik glifosat dari etilen oksida dan ammonia ini prospektif. Berikut adalah rincian dari prarencana pabrik sorbitol: Bentuk perusahaan : Perseroan Terbatas (PT) Status perusahaan : Swasta Produksi : Glifosat Kapasitas produksi : 8.000 ton/tahun Waktu operasi : 330 hari/tahun Sistem operasi : Semi-kontinyu Masa konstuksi : 4 tahun Waktu mulai beroperasi : Tahun 2024 Bahan baku : Etilen oksida dan Ammonia Kapasitas bahan baku : Etilen oksida sebesar 11.865,11 ton/tahun Ammonia sebesar 2.888,65 ton/tahun Utilitas : Air sanitasi = 3,63 m3/hari Air proses = 189,78 m3/hari Air pendingin = 147,37 m3/hari Air umpan boiler = 141,79 m3/hari Listrik = 557,063 kW/tahun IDO = 1.343,85 m3/tahun Solar= 12,87 m3/tahun Jumlah tenaga kerja : 114 orang Lokasi pabrik : Jalan Raya Tuban ? Surabaya (Nasional 1), Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur Analisa ekonomi : o Fixed Capital Investment (FCI) : Rp 965.965.993.153 o Working Capital Investment (WCI) : Rp. 382.858.703.441 o Total Production Cost (TPC) : Rp 497.946.839.945 o Penjualan per tahun : Rp 804.858.157.066 Analisa ekonomi dengan metode Discounted Flow pada harga jual ideal : ? Rate of Return (ROR) sebelum pajak : 11,68% ? Rate of Return (ROR) sesudah pajak : 6,53% XIV ? Rate of Equity (ROE) sebelum pajak : 23,99% ? Rate of Equity (ROE) sesudah pajak : 13,73% ? Pay Out Time (POT) sebelum pajak : 6 tahun ? Pay Out Time (POT) sesudah pajak : 7 tahun 5 bulan 21 hari ? Break Even Point (BEP) : 44,51 %} }