A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Maria and Maria Theresia Arie and Naafiu },
title ={Pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap kualitas tidur dan tingkat kecemasan pada lansia dengan insomnia di Panti Griya Werdha Jambangan Surabaya},
year={2021},
url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/26267/},
abstract={Seiring bertambahnya usia menimbulkan masalah kesehatan bagi lansia
salah satunya adalah insomnia. Insomnia pada lansia ketika tidak segera ditangani
akan menimbulkan dampak yang serius yaitu insomnia kronis. Tujuan penelitian
ini untuk menjelaskan pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap kualitas
tidur dan tingkat kecemasan pada lansia dengan insomnia di Panti Griya Werdha
Jambangan Surabaya. Desain penelitian menggunakan pre eksperimental one
group pre-post test design. Variabel independen penelitian adalah terapi relaksasi
otot progresif. Variabel dependen adalah kualitas tidur dan tingkat kecemasan.
Populasi penelitian adalah lansia dengan usia ?60 tahun. Teknik sampling
menggunakan purposive sampling mendapatkan sampel sebanyak 30 lansia yang
memenuhi kriteria inklusi. Terapi relaksasi otot progresif diberikan selama 6 kali
dalam 2 minggu dengan durasi waktu 25 menit. Uji hipotesis menggunakan
wilcoxon signed rank test. Hasil uji statistik antara pengaruh terapi relaksasi otot
progresif terhadap kualitas tidur dan tingkat kecemasan pada lansia dengan
insomnia diperoleh p value 0,000 (<0,05), ada pengaruh yang signifikan terapi
relaksasi otot progresif terhadap kualitas tidur dan tingkat kecemasan pada lansia
dengan insomnia. Terapi relaksasi otot progresif dapat menstimulasi otak yang
menghasilkan hormon endorphine dan dapat memperbaiki kualitas tidur hingga
mengurangi tingkat kecemasan pada lansia dengan insomnia.}
}