A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Bernard Alif Vio and Joko and Siti },
title ={Studi literatur penggunaan salbutamol inhaler pada pasien asma berdasarkan dosis dan usia},
year={2021},
url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/26402/},
abstract={Asma merupakan penyakit inflamasi (peradangan) kronik saluran napas yang ditandai dengan adanya mengi episodik, batuk, dan rasa sesak di dada akibat adanya penyumbatan saluran napas. Inhaler pelega digunakan untuk meringankan gejala asma dengan cepat saat serangan sedang berlangsung. Biasanya inhaler ini berisi obat-obatan yang disebut shortacting
beta2-agonist atau beta2-agonist yang memiliki reaksi cepat
(misalnya terbutaline dan salbutamol). Studi literatur ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan salbutamol inhaler pada pasien asma diberbagai usia yang terkait dosis, frekuensi, dan lama penggunaan, baik tunggal
maupun kombinasi. Penelitian ini menggunakan database PUBMED dan
Google scholar serta pearl growing searching strategy, untuk memudahkan
pencarian artikel digunakan kombinasi kata kunci ?Penggunaan dan
Pemberian Salbutamol Inhaler pada Pasien Asma dilihat Berdasarkan Dosis
dan Usia dan use of salbutamol inhaler in asthma patients with or without
combination?. Hasil pencarian literatur sebanyak 12 jurnal membahas
pemberian salbutamol inhaler dengan dosis yang berbeda yakni dari 3 (tiga)
kelompok berbeda dosis yang diberikan pada pasien asma anak <18 tahun
yaitu 100mcg untuk pemberian dengan pMDI (Pressurized Metered Dose
inhaler), dan 2.5mg dan 0.15-0.3mg/KgBB dengan pemberian melalui
nebulasi, sedangkan pada orang dewasa dilihat dari 5 (lima) kelompok
berbeda didapatkan dosis 200mcg-400mcg menggunakan pMDI dan
2.5mg/2.5mL salbutamol melalui nebulasi dengan rata-rata frekuensi
penggunaannya adalah jika diperlukan setiap 4 jam dan lama penggunaan
salbutamol pada anak dan dewasa rata-rata diberikan selama 1-3 hari.
Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu penggunaan
salbutamol di luaran sudah tepat dosis dan frekuensi pemberian berdasarkan
usia pasien.}
}