A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined offset: 1
Filename: controllers/Document.php
Line Number: 69
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 69
Function: _error_handler
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Dyna and Kelvin },
title ={Pengaruh proprietary cost, agency cost dan financing incentives terhadap pengungkapan variasi pertumbuhan laba antar segmen},
year={2021},
url={http://repository.ukwms.ac.id/id/eprint/26490/},
abstract={Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memberikan bukti empiris pengaruh propietary cost, agency cost dan financing incentives terhadap pengungkapan variasi pertumbuhan laba antar segmen. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pengujian hipotesis. Objek penelitian adalah perusahaan bidang manufaktur dengan kriteria telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menjelaskan proprietary cost tidak berpengaruh terhadap pengungkapan variasi pertumbuhan laba antar segmen, karena manajemen mempunyai pertimbangan untuk melakukan pengungkapan yaitu dengan pertimbangan manfaat. Agency cost berpengaruh positif terhadap pengungkapan variasi pertumbuhan laba antar segmen, karena dengan meningkatnya agency cost yang tinggi maka akan mendorong manajemen untuk mengungkapkan informasi laba antar segmen perusahaan secara lengkap agar investor dapat menilai dan mengambil keputusan. Financing incentives tidak berpengaruh terhadap pengungkapan variasi pertumbuhan laba antar segmen, karena perusahaan tidak terlalu mengutamakan sumber pendanaan eksternal, melainkan lebih mengutamakan pendanaan dari internal perusahaan sehingga financing incentives yang diberikan oleh perusahaan tidaklah besar.}
}