@thesis{thesis, author={Putri Oktaria 702016041}, title ={UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli}, year={2020}, url={http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8140/}, abstract={Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber tanaman obat yang secara turun temurun telah digunakan sebagai ramuan obat tradisional, yaitu sekitar 40.000 jenis tumbuhan dan jumlah tersebut sekitar 1300 diantaranya digunakan sebagai obat tradisional dapat dikembangkan secara luas.Salah satu tanaman obat yang dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah daun pepaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.Jenis penelitian ini adalah true eksperimental dengan rancangan post test only control group design. Sampel penelitian ini adalah konsentrasi ekstrak daun pepaya (Carica Papaya L.) yaitu pada kadar 10%, 20%, 30%, dan 40%, besar sampel pada penelitian ini yaitu jumlah pengulangan x jumlah perlakuan = 4 x 6 = 24. Variabel independen dalam penelitian ini adalah konsentrasi ekstrak daun pepaya (Carica papaya L).Variabel dependen dalam penelitian ini adalah zona hambat antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.Hasil uji daya hambat yang dimiliki ekstrak daun papaya terhadap bakteri Staphylococcus aureuspada konsentrasi 10%, 20%, 30% dan 40% didapatkan rata-rata zona hambatnya 6,9 mm, 6,3 mm, 5,4 mm, 4,72 mm termasuk dalam kategori lemah. Untuk daya hambat terhadap bakteri Escherichia coli pada konsentrasi 10%, 20%, 30% dan 40% pada 4 kali percobaan didapatkan rata-rata zona hambatnya 6,9 mm, 6,42 mm, 5,5 mm, 4,6 mm termasuk dalam kategori lemah. Konsentrasi hambat minimal dalam ekstrak daun pepya dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureusdanEscherichia coli adalah konsentrasi 10%.Senyawa kimia yang terkadung dalam ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.)yang mempunyai aktivitas antibakteri adalah tannin, flavonoid, alkaloid dan saponin.} }