@thesis{thesis, author={Lubis Fitria Mawatdah}, title ={Hubungan Dukungan Keluarga dengan Harga diri pada Waria di Kecamatan Bahorok}, year={2019}, url={NPM;148600004}, abstract={Harga diri adalah evaluasi positif atau negatif terhadap diri sendiri dengan kata lain bagaimana seseorang memandang dirinya sendiri. Harga diri menurut Coopersmith (dalam Ghufron & Risnawita, 2016) terdiri dari empat aspek yaitu pengabdian atau keberanian, kepemimpinan atau prestasi, orangtua atau keluarga, dan asertivitas. Dukungan keluarga juga merupakan sikap, tindakan, penerimaan keluarga terhadap anggota keluarga lainnya. Aspek dukungan keluarga menurut House (dalam Smeth, 1994) terdiri dari empat aspek yaitu dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan instrumental, dan dukungan informatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan harga diri di Kecamatan Bahorok. Sampel penelitian ini adalah waria yang berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh dengan skala dukungan keluarga dan skala harga diri yang disusun berdasarkan aspek-aspek dari dukungan keluarga dengan harga diri. Berdasarkan hasil analisis product moment terdapat hubungan yang signifika antara dukungan keluarga dengan harga diri yang ditunjukan oleh koefisien rxy = 0,805; p = 0,000 < 0,01 yang berarti bahwa semangkin tinggi dukungan keluarga maka semangkin tinggi harga diri. Dengan demikian berarti berdasarkan hasil penelitian ini, maka hipotesis dalam hal ini diterima. Ada hubungan positif yang signifikan antara dukungan keluarga dengan harga diri dengan hubungan sebesar 64,7%. Dari hasil ini diketahui bahwa masih terdapat 35,3% aspek lain dari harga diri pada waria. Diketahui bahwa subjek penelitian ini para waria memiliki harga diri tergolong sedang dan memiliki dukungan keluarga yang tergolong baik.} }