@thesis{thesis, author={Ratna Kurniati Sibuea}, title ={Hubungan Antara Kesejahteraan Psikologi (Psychological Well-Being) Dengan Kontrol Diri Pada Anggota Paskibra SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan}, year={2019}, url={NPM;158600061}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan positif antara kesejahteraan psikologis (psychological well-being) dengan kontrol diri pada anggota Paskibra SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, subjek penelitian anggota Paskibra SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan yang merupakan anggota Paskibra angkatan XI,XII,XIII. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 orang siswa. Berkaitan dengan tujuan penelitian, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan positif antara kesejahteraan psikologis (psychological well-being) dengan kontrol diri pada anggota Paskibra SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan. Dengan asumsi semakin tinggi kesejahteraan psikologis, maka semakin tinggi pula harga diri. Sebaliknya, semakin rendah kesejahteraan psikologis maka semakin rendah pula kontrol diri. Penelitian ini menggunakan skala Likert untuk mengukur variabel Kesejahteraan Psikologis dan variabel Kontrol Diri. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Korelasi Pearson Product Moment menggunakan aplikasi SPSS versi 22.00 Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, maka diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara kesejahteraan psikologis dengan kontrol diri dengan koefisien korelasi (r = 0,338). Koefisien korelasi ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dengan kekuatan hubungan yang rendah. Sehingga, Hasil ini diketahui dengan melihat nilai atau koefisien signifikansi yaitu 0,000 sehingga P=0,000 < 0,050. Hal ini berarti hipotesis yang diajukan yaitu ada hubungan positif antara kesejahteraan psikologis (psychological well-being) dengan kontrol diri dinyatakan diterima. Kesejahteraan Psikologis memberikan sumbangan efektif sebesar 11,4% terhadap kontrol diri. Artinya kesejahteraan psikologis mempengaruhi kontrol diri sebesar 11,4% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.} }