@thesis{thesis, author={Siregar Bachrum}, title ={Analisis Pemasaran Sapi Potong di Sumatera Utara}, year={2018}, url={}, abstract={Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, kuantitatif regresi berganda. Dari hasil analisis diperole : 1. Status kepemilikan Sapi Potong umumnya milik sendiri yaitu Langkat dan Deli Serdang 100%, sedangkan Tapnuli Selatan 81,25 %, sisanya menyewa. 2. Skala usaha umumnya berskala kecil yaitu Langkat dan Tapanuli Selatan 88 %, Deli Serdang 69% sisanya adalah skala sedang dan besar. 3. Status pekerjaan pokok peternak secara umum petani dalam arti luas, sedangkan peternak hanya sebagian kecil yaitu Langkat 3%, Tapanuli Selatan 5,8 % dan Deli Serdang 26%. 4. Sistim pemeliharaan Sapi Potong sebagian besar adalah campuran digembalakan dan dikandangkan yaitu Langkat 41,18 %, Tapanuli Selatan 78,57% dan Deli Serdang 65,63%. 5. Tujuan pemeliharaan Sapi Potong adalah untuk pengembangan dan penggemukan yaitu Langkat (29,41 % dan 70,59 %), Tapanuli Selatan (58,93% dan 41,07%), Deli Serdang (48,88% dan 53,13%). 6. Di daerah, secara umum terdapat 6 (Enam) saluran pemasaran. Peternak dominan menjual Sapi Potong kepedagang pengumpul di Tapanuli Selatan ( 3 2,14% ) dan ke pedagang perantara di Langkat (35,90%) dan Deli Serdang (36,17%).} }