@thesis{thesis, author={Yusmadani Vina}, title ={Hubungan Sibling Rivalry dengan Perilaku Delinkuen pada Remaja di SMA Pab 8 Saentis}, year={2019}, url={}, abstract={Perilaku delinkuen adalah perilaku menyimpang dari norma-norma sosial yang dilakukan oleh remaja seperti kecanduan obat-obatan, merampas milik orang lain, membolos, merusak lingkungan, dan tawuran. Santrock (2003) menyatakan bahwa faktor yang membentuk perilaku delinkuen yaitu hubungan yang kurang harmonis antar anggota keluarga, antara lain hubungan dengan saudara kandung dan sanak saudara. Hubungan yang buruk dengan saudara kandung atau disebut dengan istilah sibling rivalry cenderung menjadi pola dasar dalam menjalin hubungan sosial ketika berada di luar rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sibling rivalry dengan perilaku delinkuen pada siswa SMA PAB 8 Saentis. Sampel penelitian berjumlah 60 orang dan 30 orang untuk data uji coba. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purpossive sampling. Alat ukur yang digunakan ialah 2 buah skala yaitu skala sibling rivalry menggunakan 3 aspek dari Yati dan Mangunsong (2008) dan skala perilaku delinkuen berdasarkan ciri-ciri dari hurlock (1999). Metode pengumpulan data menggunakan skala Guttman untuk variabel sibling rivalry, skala beda semantik untuk variabel perilaku delinkuen. Metode analisi data menggunakan teknik korelasi product moment dari pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan anatara sibling rivalry dengan perilaku delinkuen yaitu rxy 0,451 dengan signifikan p = 0.000 < 0,05. Kontribusi sibling rivalry terhadap perilaku delinkuen adalah sebesar 20.3%.} }