@thesis{thesis, author={Saleh Nurwafiqa}, title ={FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA GURU MADRASAH ALIYAH NEGERI PINRANG}, year={2023}, url={http://repository.umi.ac.id/4420/}, abstract={Stres kerja adalah perasaan tertekan yang dialami pegawai dalam menghadapi pekerjaan. Stres kerja ini tampak dari simptom, antara lain emosi tidak stabil, perasaan tidak tenang, suka menyendiri, sulit tidur, tidak bisa rileks, cemas, tegang, gugup dan tekanan darah meningkat. Data dari International Labour Organization (ILO) menunjukkan bahwa sekitar sepuluh persen tenaga kerja di Amerika Serikat, Inggris, Jerman dan Finlandia mengalami depresi, stres dan kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pinrang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini sebanyak 104 orang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pinrang. Sampel penelitian ini sebanyak 60 guru yang diambil menggunakan metode purposive sampling dengan teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan (?= 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubunga antara masa kerja dengan stres kerja (p=0,415). Ada hubungan antara beban kerja dengan stres kerja (p=0,003). Tidak ada hubungan antara lama kerja dengan stres kerja (p=0,165). Tidak ada hubungan antara lingkungan kerja dengan stres kerja (p=0,873). Ada hubungan antara motivasi kerja dengan stres kerja (p=0,004). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara beban kerja dan motivasi kerja dengan stres kerja pada guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pinrang sehingga disarankan untuk pihak sekolah menyediakan program untuk membantu dan memotivasi guru-guru dalam melakukan tugasnya serta para guru dapat memanfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin agar pada saat melanjutkan pekerjaan beban kerja guru tidak terlalu berat sehingga dapat meminimalisir terjadinya stres kerja pada guru.} }