@thesis{thesis, author={Hasby Amelia}, title ={FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA BURUH PABRIK BERAS UD. LANRISANG DI KABUPATEN PINRANG TAHUN 2023}, year={2023}, url={http://repository.umi.ac.id/4479/}, abstract={Low Back Pain (LBP) adalah gangguan muskuloskeletal yang disebabkan oleh ergonomi yang tidak tepat. Nyeri punggung bawah didefinisikan sebagai nyeri yang terletak di antara tepi lateral dan area gluteal dan berlangsung lebih dari 1 hari yang disebabkan oleh masalah muskuloskeletal yang dapat menetap dan mengakibatkan kelainan permanen pada otot dan juga pada tulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan Low Back Pain (LBP) pada buruh pabrik beras UD. Lanrisang di Kabupaten Pinrang Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh buruh pabrik beras UD. Lanrisang yaitu sebanyak 60 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu adalah total sampling sebanyak 60 orang. Data diambil menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji univariat dan uji bivariat dengan tingkat kepercayaan ?=0.05. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa ada hubungan bermakna antara beban kerja dengan Low Back Pain (LBP) yaitu diperoleh nilai p-value 0.023 < 0.05. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa ada hubungan bermakna antara sikap kerja dengan Low Back Pain (LBP) yaitu diperoleh nilai p-value 0.039 < 0.05. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa tidak ada hubungan bermakna antara Status gizi dengan Low Back Pain (LBP) yaitu diperoleh nilai p-value 0.668 > 0.05. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa tidak ada hubungan bermakna antara kualitas tidur dengan Low Back Pain (LBP) yaitu diperoleh nilai p-value 0.135 > 0.05 pada buruh pabrik beras UD.Lanrisang di kabupaten Pinrang tahun 2023. Saran yang bisa penulis berikan dalam penelitian ini adalah : Sebaiknya pihak pabrik lebih memperhatikan beban kerja yang dimiliki para buruh agar tidak ada buruh yang memiliki beban kerja lebih berat dibanding buruh lainnya, Sebaiknya pihak pabrik lebih memperhatikan sikap kerja para buruh guna untuk mencegah munculnya keluhan Low Back Pain (LBP), diharapkan pihak pabrik untuk meningkatkan status gizi para buruh demi mencegah pekerja mengalami gizi buruk dan Pihak pabrik meningkatkan kualitas yang dimiliki oleh para buruh untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan terutama keluhan Low Back Pain (LBP).} }