@thesis{thesis, author={Syahrani Vadiah}, title ={HUBUNGAN LITERASI DIGITAL DENGAN KREATIVITAS KADER POSYANDU DALAM MENGEDUKASI IBU HAMILTENTANG IMUNITAS PADA MASA KEHAMILAN DI PUSKESMAS BONTONOMPO I}, year={2023}, url={http://repository.umi.ac.id/4634/}, abstract={Peran kader kesehatan sebagai mitra kerja tenaga kesehatan dalam upayah promotif dan preventif sangatlah penting untuk mencegah terjadinya bahaya bagi ibu hamil karena mereka sangat dekat dengan masyarakat. Kader dapat secara efektif menyampaikan informasi tentang kesehatan maternal. Kreativitas kader posyandu dapat mengefisienkan waktu dalam mengedukasi ibu hamil. Kementerian Kesehatan RI memiliki visi untuk melakukan digitalisasi di sektor kesehatan sejak awal kehidupan di dalam kandungan hingga pelayanan kesehatan terpadu. Untuk mendukung implementasi kesehatan digital harus dibarengi dengan SDM kesehatan primer dan sekunder dalam hal ini kader posyandu yang memadai mengenai literasi digital. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan Literasi Digital dengan Kreativitas Kader Posyandu dalam mengedukasi ibu hamil menggunakan media digital tentang imunitas pada masa kehamilan di wilayah kerja puskesmas Bontonompo 1. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Jumlah responden 94 kader posyandu dengan menggunakan metode purposive sampling dan menggunakan kuesioner untuk pengumpulan data. Data analisis meliputi analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan Literasi Digital (Information, Communication, Content-Creation, Safety, Problem Solving) dengan kreativitas kader. Literasi digital diperoleh p value = 0,000 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan Literasi Digital (Information, Communication, Content- Creation, Safety, Problem Solving) dengan kreativitas kader posyandu. Untuk selanjutnya perlu dilakukan peningkatakan kreativitas kader melalui pelatihan literasi digital kader posyandu dalam mengedukasi ibu hamil menggunakan media digitial untuk meningkatkan kreativitas kader.} }