@thesis{thesis, author={ANDINI YUSRIF SHWARA PUPUT}, title ={FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN KEMIH PADA USIA 15 – 18 TAHUN DI SMAN 11 MAKASSAR TAHUN 2023}, year={2025}, url={http://repository.umi.ac.id/7248/}, abstract={Masyarakat saat ini sangat memperhatikan masalah kesehatan yang semakin kompleks perkembangan dari penyakit, salah satunya adalah ISK. Infeksi yang disertai dengan kolonisasi bakteri di dalam urine, juga dikenal sebagai bakteriuria, adalah tanda infeksi saluran kemih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi saluran kemih pada usia 15 – 18 Tahun Di SMAN 11 Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Sampel penelitian ini sebanyak 96 siswa yang diambil menggunakan teknik probability sampling dengan jenis proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan brivariat dengan menggunakan uji chi square. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara Waktu duduk dengan faktor kejadian Infeksi Saluran Kemih pada usia 15 – 18 Tahun di SMA Negeri 11 Makassar dengan nilai p (value) sebesar 0.463 (p > nilai α=0,05). Tidak terdapat hubungan signifikan antara perineal Hygiene dengan faktor kejadian Infeksi Saluran Kemih pada usia 15 – 18 Tahun di SMA Negeri 11 Makassar dengan nilai value (p) 0.671 (p > nilai α=0,05). Tidak terdapat hubungan signifikan antara hand Hygiene dengan faktor kejadian Infeksi Saluran Kemih pada usia 15 – 18 Tahun di SMA Negeri 11 Makassar dengan nilai value (p) 0.588 (p > nilai α=0,05). Tidak terdapat hubungan signifikan antara Hygiene Pakaian dengan faktor kejadian Infeksi Saluran Kemih pada usia 15 – 18 Tahun di SMA Negeri 11 Makassar dengan nilai value (p) 0.633 (p > nilai α=0,05). Disarankan Diharapkan bagi siswa dan siswi untuk lebih self awareness serta mempraktekkan pola hidup sehat untuk mencegah kejadian Infeksi Saluran Kemih serta diharapkan melakukan sosialisasi secara masif mengenai bahaya penyakit Infeksi Saluran Kemih yang dapat menimpa generasi muda.} }