@thesis{thesis, author={Nurul Aulia Fani Nurul Aulia Fani}, title ={Kontribusi Usahatani Cengkeh (Sygium aromaticum) Terhadap Pendapatan Rumahtangga Petani di Desa Rantebelu Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu}, year={2025}, url={http://repository.umi.ac.id/7332/}, abstract={Pertanian merupakan sektor yang sangat vital dalam perekonomian indonesia, khususnya daerah pedesaan, dimana mayoritas penduduknya bergantung pada pertanian. Cengkeh merupakan salah satu tanaman pertanian yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, kontribusi cengkeh terhadap pendapatan petani di daerah ini patut dikaji lebih lanjut. Kabupaten Luwu menempati posisi pertama dengan produksi cengkeh terbesar di Sulawesi Selatan. Salah satu wilayahnya yaitu Kecamatan Larompong, Desa Rantebelu. Tujuan penelitian yaitu (1) Mengetahui jumlah produksi usahatani cengkeh di Desa Rantebeli, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu. (2) Menganalisis pendapatan usahatani cengkeh. (3) Menganalisis pendapatan rumahtangga petani (4) Menganalisis kontribusi usahatan cengkeh terhadap pendapatan rumahtangga petani. Penelitian dilaksanakan di Desa Rantebelu, Kecamatan Laropong, Kabupaten Luwu pada November 2024 sampai Februari 2025. Populasi dalam Penelitian ini petani cengkeh sebanyak 300 orang dan mengambil sampel sebesar 25% dari populasi sehingga diperoleh 75 responden petani cengkeh. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana (simple random sampling). Analisis data adalah analisis deskriptif, analisis pendapatan dan analisis kontribusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) Produksi usahatani cengkeh di Desa Rantebelu 389,2 Kg/Petani atau sebesar 525,12 Kg/Ha atau 0,53 Ton/Ha, produktivitas tersebut dapat dikatakan rendah jika dibandingkan dengan produktivitas 5 tahun terakhir di Kecamatan Larompong. (2) Total pendapatan usahatani cengkeh didesa tersebut Rp.3.498.343.135 dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp. 46.644.576/ petani atau sebesar Rp. 63.033.210/Ha (3) Rata-rata pendapatan rumahtangga petani dari usahatani cengkeh sebesar Rp.46.644.576, usahatani selain cengkeh sebesar Rp.3.723.438 dan luar usahatani sebesar Rp.28.517.647 berdasarkan uraian tersebut dapat dilihat bahwa pendapatan ii usahatani cengkeh lebih besar jika dibandingkan dengan usahatani selain cengkeh dan kegiatan luar usahatani. (4) Kontribusi usahatani cengkeh terhadap pendapatan rumahtangga sebesar Rp. 45.822.101 atau 58,69%, jika dilihat dari besarnya kontribusi tersebut maka kontribusi usahatani cengkeh di Desa Rantebelu, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, berdasarkan kriteria jika kriteria 50% - 75% maka kontribusi usahatani cengkeh tergolong tinggi} }