@thesis{thesis, author={Nur Afifa Zahra Nur Afifa Zahra}, title ={Uji Adaptasi Pertumbuhan Dan Perkembangan Beberapa Genotipe Non-Hibrida Harapan dan Hibrida Harapan Cabai Super Pedas (Capsicum chinensie. Jacq) di Malino Kabupaten Gowa}, year={2025}, url={http://repository.umi.ac.id/7373/}, abstract={Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan genotipe cabai super pedas yang paling adaptif dan produksi tinggi di Malino, Buluballea, Kelurahan Patappang, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Indonesia dengan ketinggian 1550 m dpl, pada bulan oktober sampai Mei. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu factorial dengan 3 genotipe cabai super pedas F4 382-384-6-4, F4 382385-4-1, F1 383385 serta 2 varietas cabai super pedas Carolina Reaer dan Mhanu. Percobaan menggunakan 3 ulangan sehingga terdapat 15 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri atas 22 tanaman dengan 6 tanaman sebagai sampel dan jarak tanam 50 cm x 50 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe F4 382-384-6-4 menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik, yang ditunjukkan oleh daya kecambah (64,00%). Sebaliknya, genotipe F4 382-384-4-1 menghasilkan tinggi tanaman tertinggi (53,79 cm), jumlah daun terbanyak (283,94 helai), jumlah cabang produktif tertinggi (30,17), dan diameter batang terbesar (11,24 mm).Genotipe F1 383385 berbunga lebih cepat (71,00 HST), dan genotipe F4 382385-4-1 menunjukkan kinerja agronomis yang baik dan mampu menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan di Malino, Kabuaten Gowa. Ini menunjukkan kemungkinan bahwa varietas ini dapat dikembangkan sebagai varietas unggul cabai super pedas di daerah yang sebanding} }