@thesis{thesis, author={Muh. Wahyu Satriawan Muh. Wahyu Satriawan}, title ={Dampak Program Pangan Lestari (P2L) Terhadap Peningkatan Pendapatan Rumahtangga Kelompok Wanita Tani (Studi Kasus Kelompok Wanita Tani Desa Katumbangan Lemo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar)}, year={2025}, url={http://repository.umi.ac.id/7402/}, abstract={Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan tempat kegiatan usahatani yang mempunyai peranan besar terhadap pemenuhan kebutuhan keluarga. Pekarangan pada dasarnya adalah sebidang tanah yang terletak di sekitar rumah dan biasanya dikelilingi pagar atau pembatas. Pemanfaatan lahan pekarangan rumah merupakan salah satu alternatif untuk mewujudkan ketahanan pangan dalam rumahtangga. Lahan pekarangan dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk budidaya tanaman sayuran seperti, cabai, tomat, kangkung, kacang panjang dan berbagai jenis tanaman lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengidentifikasi jenis tanaman pekarangan yang dibudidayakan kelompok wanita tani di Desa Katumbangan Lemo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, (2) Menganalisis pendapatan tanaman pekarangan kelompok wanita tani, (3) Menganalisis kontribusi pendapatan tanaman pekarangan terhadap pendapatan rumahtangga kelompok wanita tani, (4) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Katumbangan Lemo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar selama tiga bulan, mulai dari April 2025 sampai Juni 2025. Populasi dalam penelitian ini yaitu, anggota kelompok wanita tani di Desa Katumbangan Lemo yang berjumlah 75 orang dan penentuan sampel secara sensus. Metoda analisis data yang digunakan yaitu, Analisis Deskriptif, Analisis Pendapatan, Analisis Dampak Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada 4 jenis tanaman pekarangan yang dibudidayakan kelompok wanita tani di Desa Katumbangan Lemo yaitu, cabai, tomat, kangkung dan kacang panjang. (2) Seluruh responden dalam memproduksi tanaman pekarangan menghasilkan pendapatan sebesar Rp. 21.840.000 dalam satu kali musim panen selama tiga bulan. (3) Kontribusi pendapatan tanaman pekarangan sebagai dampak terhadap pendapatan rumahtangga responden adalah sebesar Rp. 291.200 dengan persentase 1,41% (Tergolong rendah). Hal ini menunjukkan bahwa anggota kelompok wanita tani program pekarangan pangan lestari memberikan kontribusi terhadap pendapatan total rumahtangga. (4) Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel pengetahuan, motivasi dan peran penyuluh berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan Program P2L secara simultan dengan nilai koefisienan determinasi sebesar 64,8%.} }