@thesis{thesis, author={Haikal Haikal}, title ={Dampak Keberadaan Usaha Ternak Ayam Potong ( Broiler ) Terhadap Kondisi Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Masyarakat Studi Kasus Desa Julunakaya, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa.}, year={2025}, url={http://repository.umi.ac.id/7416/}, abstract={Usaha ternak ayam potong semakin berkembang dan menjadi sumber penghasilan utama bagi masyarakat. Namun, di balik manfaat ekonominya, usaha ini juga berpotensi menimbulkan masalah sosial seperti konflik dengan warga sekitar serta dampak lingkungan seperti pencemaran bau dan limbah. Tanpa pengelolaan yang baik, keberadaan peternakan dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang komprehensif untuk menilai dampak secara menyeluruh dan menjadi dasar bagi perumusan kebijakan pengelolaan usaha ternak yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini. (1) Mendeskripsikan proses produksi pada usaha ternak ayam potong di Desa Julukanaya, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa. (2) . Menganalisis jumlah produksi dan pendapatan pada usaha ternak ayam potong di Desa Julukanaya, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa. (3). Menganalisis dampak usaha ternak ayam potong terhadap kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan masyarakat. Penentuan sampel masyarakat menggunakan metode purposive mengambil 15 orang pada setiap usaha dengan pertimbangan (1) bertempat tinggal di sekitar usaha peternakan ayam (2) bersedia diwawancarai. Jumlah sampel masyarakat adalah 60 orang.Populasi dalam penelitian ini ada 2 jenis, yaitu populasi usaha peternak ayam dan populasi masyarakat sekitar usaha peternakan ayam Potong Jumlah pengusaha ternak ayam potong, adalah 4 unit usaha. Penentuan sampel peternak menggunakan metode sensus, yaitu mengambil seluruh usaha peternakan ayam potong yang berjumlah 4 unit usaha dan informan pada usaha ternak ayam potong yaitu pemilik usaha dan karyawan yang bekerja pada bagian pemeliharaan di pilih sebanyak 2 orang per usaha sehingga jumlah informan adalah 4 pengusaha dan 8 karyawan pada bagian pemeliharaan serta masyarakat sekitar, sehingga jumlah total responden adalah 12 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses produksi ayam potong di Desa Julunakaya, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, pertama proses persiapan kandang meliputi kegiatan pembersihan kandang selama satu periode per bulan dan memastikan bahwa persiapan kandang siap untuk pengisian (DOC) atau bibit ayam, kedua : proses pengisian kandang yang di lakukan adalah DOC atau bibit ayam di masukkan ke dalam kandang dan dipastikan bahwa semua (DOC) dalam keadaan sehat. Ketiga : proses pemeliharaan ayam berlangsung selama satu bulan meliputi pemberian pakan dan air minum tiga kali dalam satu hari. Pemberian vaksinasi dan obat-obatan diberian pada saat ayam berusia 5 hari. Keempat : ketika ayam berumur 35 hari ayam akan ditimbang di cek untuk memastikan bahwa ayam yang diangkut berada pada kondisi sehat dan memungkinkan untuk diangkut dan ditimbanag berat ayam satu persatu untuk memastikan ayam siap dijual. (2) Produksi ayam potong di Desa Julunakaya, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa yaitu produksi 8.231 ekor dengan harga ayam per ekornya Rp 50.000 di dapatkan penerimaan sebesar Rp 411.550.000. Adapun total biaya tetap dan biaya variabel sebesar Rp 187.236.012, penerimaan di kurang total biaya di dapatkan pendapatan sebesar Rp 224.313.988. (3) Dampak ekonomi Penyerapan tenaga kerja dalam usaha ternak ayam potong memberikan dampak positif yang signifikan terhadap ekonomi lokal dan tidak mempengaruhi harga komodiitas lokal. Dampak sosial memberikan dampak positif seperti bantuan sosial yang diberikan, baik berupa materi maupun non materi, dianggap efektif dalam mendukung usaha peternakan di desa tersebut, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kebisingan aktivitas operasional di peternakan ayam potong, seperti suara ayam atau alat produksi, dinilai oleh sebagian besar masyarakat tidak mengganggu kenyamanan lingkungan desa secara keseluruhan. Dampak lingkungan seperti pencemaran lingkungan berdampak negatif usaha ternak ayam potong, terutama terkait dengan limbah dari ayam dan Gangguan kesehatan juga menjadi salah satu dampak negatif dari usaha ternak ayam potong.} }