@thesis{thesis, author={Risal Arisandi Risal Arisandi}, title ={Pengaruh Pemberian Pupuk Bio 88 Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah Pada Masa Vegetatif}, year={2025}, url={http://repository.umi.ac.id/7421/}, abstract={Bawang merah merupakan komoditas hortikultura penting yang produksinya dipengaruhi oleh ketersediaan unsur hara melalui pemberian pupuk yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk organik cair (POC) Bio 88 terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman bawang merah. Penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) monofaktor yakni faktor pemberian POC Bio 88 dengan 7 taraf (kontrol, 2 ml/l, 3 ml/l, 4 ml/l, 5 ml/l, 6 ml/l dan 7 ml/l) setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 21 unit percobaan. Setiap Percobaan memiliki 3 tanam sehingga 63 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Bio 88 dosis 6 ml/l (B5) menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan tinggi tanaman 16,52 cm, jumlah daun 8,00 helai, dan jumlah anakan 3,67. Kandungan nitrogen dalam POC Bio 88 berperan penting dalam menunjang fotosintesis, pembentukan jaringan, dan pertumbuhan sel tanaman. Namun, dosis 7 ml/l (B6) justru menurunkan jumlah daun dan anakan, diduga akibat kelebihan unsur hara seperti Fe dan B yang dapat menyebabkan toksisitas dan gangguan penyerapan nutrisi. Kombinasi pupuk organik dan anorganik juga memberikan keseimbangan nutrisi makro dan mikro yang lebih optimal. Oleh karena itu, dosis 6 ml/l POC Bio 88 dengan NPK 200 g/ha merupakan kombinasi paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif bawang merah.} }