@thesis{thesis, author={Afdal Bimantoro Afdal Bimantoro}, title ={Efisiensi Penggunaan Pupuk NPK Dengan Tambahan POC Limbah Kulit Pisang Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.)}, year={2025}, url={http://repository.umi.ac.id/7474/}, abstract={Penelitian ini dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian, Universitas Muslim Indonesia, Kota Makassar, provinsi Sulawesi Selatan, dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. pengaruh pupuk organik cair limbah kulit pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat, mengatahui interaksi antara pupuk NPK dan pupuk organic cair limbah kulit pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Tomat. Penelitian dirancang dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri atas dua faktor. Faktor pertama adalah dosis NPK yang terdiri dari tiga taraf yaitu, kontrol, 50% dosis anjuran NPK (0,93 g/tanaman) dan 75% dosis anjuran NPK (1,40 g/tanaman). Faktor kedua adalah konsentrasi pupuk organik cair limbah kulit pisang yang terdiri dari tiga taraf yaitu, kontrol, 50% POC limbah kulit pisang dan 100% POC limbah kulit pisang. Percobaan terdiri atas 9 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak tiga kali, sehingga terdapat 27 unit percobaan. Setiap unit terdiri dari 2 tanaman, total menjadi 54 polybag. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, umur berbunga, jumlah buah, bobot buah, diameter buah dan produksi tanama (kg/ha). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan kontrol dan perlakuan dengan kosentrasi 100% pupuk organik cair berpengaruh baik pada parameter jumlah buah yaitu 9,67 buah/tanaman. Perlakuan dosis pupuk NPK 1,40 g/tanaman berpengaruh baik terhadap parameter bobot buah yaitu 15,71 g/tanaman dan cenderung lebih baik pada parameter tinggi tanaman yaitu 110,33 cm, umur berbunga yaitu 60,50 HST. Perlakuan NPK dengan dosis 0,93 g/tanaman berpengaruh baik pada produksi perhektar yaitu 1.05 kg/ha.} }