@thesis{thesis, author={Khaerul Anam La Ode}, title ={FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ISPA BALITA PADA PERMUKIMAN PADAT PENDUDUK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAPPOKALLING KOTA MAKASSAR TAHUN 2025}, year={2025}, url={http://repository.umi.ac.id/7535/}, abstract={Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) termasuk dalam kategori faktor dominan yang berkontribusi terhadap kesakitan dan kematian pada balita di wilayah yang sedang mengalami perkembangan ekonomi, tidak terkecuali di Ind.onesia. Penyakit ini sering kali dipicu oleh rendahnya kualitas udara, lingkungan hunian yang padat, serta faktor individu seperti status imunisasi dan riwayat pemberian ASI. Data WHO dan Kementerian Kesehatan menunjukkan angka kejadian ISPA yang tinggi, khususnya di wilayah padat penduduk. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di pemukiman padat penduduk di Kecamatan Tallo kota Makassar tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analitik observasional dan rancangan studi cross-sectional. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah anak balita yang menetap di lingkungan padat penduduk dalam Wilayah Kerja Puskesmas Rappokalling, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. sebanyak 670 balita. Sampel balita berjumlah 84 orang yang ditetapkan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sebanyak 77,4% balita terkena ISPA. Terdapat hubungan suhu ruangan (p=0,004), kelembapan ruangan (p=0,001), luas ventilasi (p=0,026), kepadatan hunian (p=0,001), status imunisasi (p=0,030) dengan kejadian ISPA, tidak terdapat hubungan riwayat pemberian ASI (p=0,112) dan status gizi (p=0,619) terhadap kejadian ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Rappokalling Kota Makassar. Disarankan kepada orang tua agar selalu memperhatikan kondisi rumah dan mengatur kepadatan hunian dengan mengatur jumlah penghuni per kamar, serta meningkatkan cakupan imunisasi balita dan tetap mendorong pemberian ASI eksklusif.} }