@thesis{thesis, author={Azzahra A. Azizah}, title ={FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS CINA KABUPATEN BONE}, year={2025}, url={http://repository.umi.ac.id/7620/}, abstract={Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang umumnya tidak menimbulkan keluhan atau gejala, sehingga banyak penderita tidak menyadari kondisinya hingga terjadi komplikasi serius, bahkan kematian. Oleh karena itu, hipertensi dikenal sebagai silent killer. Angka prevalensinya meningkat seiring bertambahanya usia, khususnya pada lansia. Salah satu upaya pengendalian hipertensi adalah kepatuhan dalam mengonsumsi obat antihipertensi. Namun, ketidakpatuhan pasien masih menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian dari tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Puskesmas Cina, Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2025. Populasi penelitian adalah lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Cina, dengan jumlah sampel 65 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data analisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,005), dukungan keluarga (p=0,003), dan peran petugas kesehatan (p=0,000) dengan kepatuhan minum obat. Sementara itu, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara gaya hidup (p=0,507), dan aktivitas fisik (p=0,351) dengan kepatuhan minum obat. Kesimpulan: Pengetahuan, dukungan keluarga, dan peran petugas kesehatan merupakan faktor yang berhubungan signifikan dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Namun, tidak ditemukan adanya hubungan gaya hidup dan aktivitas fisik dengan kepatuhan minum obat. Disarankan agar pihak Puskesmas lebih aktif dalam melakukan edukasi melalui konsultasi langsung maupun kegiatan rutin seperti posyandu lansia guna meningkatkan kepatuhan minum obat pada lansia.} }