@thesis{thesis, author={ASTINA RYA}, title ={PENATALAKSANAAN MANAJEMEN HIPOGLIKEMIA TERHADAP NILAI GDS PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RUANG IGD RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR}, year={2025}, url={http://repository.umi.ac.id/7692/}, abstract={Latar Belakang : Diabetes melitus adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh peningkatan kadar glukosa dalam darah akibat kekurangan hormon baik absolut maupun relative. Hipoglikemia dapat menyebabkan komplikasi yang berat seperti penurunan kesadaran, gangguan kognitif, dapat memicu penyakit kardiovaskuler, bahkan menyebabkan kegagalan fungsi otak hingga kematian. Tujuan : Untuk mengetahui bagaimana penatalaksanaan manajemen hipoglikemia terhadap nilai GDS pasien dengan diabetes melitus di Ruangan IGD RSUD Labuang Baji Makassar Metode : Penelitian ini berupa studi kasus yang dilakukan pada satu pasien dalam waktu 1 x 24 jam dengan intervensi yang di berikan berupa identifikasi tanda dan gejala hipoglikemia, indentifikasi penyebab hipoglikemia, pertahankan akses IV, anjurkan monitor kadar glukosa darah dan kolaborasi pemberian dextrose. Hasil Asuhan Keperawatan : Setelah diberikan asuhan keperawatan dengan intervensi manajemen hipoglikemia dan dukungan mobilisasi selama 1 x 24 jam pada klien dengan assessment teratasi dikarenakan nilai GDS awal yang berada di 40 mg/dL meningkat menjadi 99 mg/dL dengan kolaborasi pemberian D40% 2flacon. Rekomendasi : Lebih meningkatkan pemantaun kadar GDS secara berkala dan memberikan edukasi berkelanjutan kepada pasien dan keluarga tentang deteksi dini gejala hipoglikemia serta menyesuikan rencana terapi farmakologis. Kesimpulan :Studi ini menunjukkan keberhasilan manajemen hipoglikemia berperan dalam menstabilkan kadar glukosa darah secara cepat dan aman, serta mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut. Background: Diabetes mellitus is a disease caused by increased blood glucose levels due to absolute or relative insulin deficiency. Hypoglycemia can cause severe complications such as decreased consciousness, coordination disorders, seizures, cardiovascular disorders, and even death. Objective: To determine the success of implementing hypoglycemia management in DM patients in the Emergency Room of RSUD Labuang Baji Makassar. Method: This research used a case study approach conducted on one patient over a period of 1 × 24 hours with nursing interventions including identifying signs and symptoms of hypoglycemia, identifying the causes, establishing IV access, recommending blood glucose monitoring, and collaborating on dextrose administration. Nursing Care Results: After receiving nursing care interventions for hypoglycemia management, including mobilization support for 1 × 24 hours, the patient's blood glucose levels increased from 40 mg/dL to 90 mg/dL with collaboration in providing D40%. Recommendation: More attention is needed in monitoring blood glucose levels regularly and providing health education to patients and families so that symptoms of hypoglycemia can be quickly recognized and treated appropriately. Conclusion: This study shows that successful hypoglycemia management plays a role in stabilizing blood glucose levels quickly and safely to prevent further complications.} }