A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionrcovunakvo5st61rcn8lf1on8ec7ce0e): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={PUTRI FITRI ANGGRAINI K.},
title ={EFEKTIVITAS PEMBERIAN KOMPRES BAWANG MERAH
TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA ANAK
BALITA PASCA IMUNISASI DIWILAYAH KERJA
PUSKESMAS MACCINI SAWAH},
year={2026},
url={http://repository.umi.ac.id/7886/},
abstract={Demam merupakan salah satu efek samping yang sering muncul pasca
imunisasi pada balita. Penanganan demam umumnya menggunakan antipiretik, namun
intervensi nonfarmakologis seperti kompres bawang merah dapat menjadi alternatif
karena kandungan flavonoid dan minyak atsiri yang memiliki efek vasodilatasi serta
meningkatkan sirkulasi darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
efektivitas pemberian kompres bawang merah terhadap penurunan suhu tubuh pada
anak balita pasca imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Maccini Sawah. Metode:
Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group
pretest-posttest. Sampel penelitian adalah balita yang mengalami demam pasca
imunisasi dengan teknik purposive sampling. Pengukuran suhu dilakukan sebelum dan
sesudah intervensi kompres bawang merah dengan durasi 60 menit. Data dianalisis
menggunakan uji paired t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan
suhu tubuh balita sebesar rata-rata 1,2°C setelah diberikan kompres bawang merah (p
< 0,05), yang menandakan adanya efektivitas signifikan terhadap penurunan demam.
Kesimpulan: Pemberian kompres bawang merah efektif dalam menurunkan suhu tubuh
balita pasca imunisasi. Intervensi ini dapat dijadikan alternatif nonfarmakologis dalam
manajemen demam ringan pada anak.}
}