@thesis{thesis, author={Basra Refika Septinia}, title ={PENERAPAN TERAPI BEKAM BASAH TERHADAP PENURUNAN NYERI PINGGANG PADA PASIEN STROKE DI KLINIK ZEIN HOLISTIC THERAPY KOTA MAKASSAR}, year={2026}, url={http://repository.umi.ac.id/7892/}, abstract={Stroke merupakan penyebab utama kecacatan dan nyeri kronis yang signifikan, terutama pada fase pasca-serangan. Nyeri yang dirasakan pasien stroke dapat mengganggu proses rehabilitasi dan menurunkan kualitas hidup. Terapi bekam basah merupakan salah satu metode pengobatan komplementer yang diyakini mampu menurunkan intensitas nyeri melalui mekanisme antiinflamasi, peningkatan sirkulasi darah, dan pelepasan endorfin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan terapi bekam basah terhadap penurunan nyeri pada pasien stroke di Klinik Zein Holistik, Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap satu pasien stroke dengan keluhan nyeri pada pinggang dan betis. Intervensi bekam dilakukan dengan pendekatan keperawatan holistik mencakup pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Titik bekam Azh-zhahr, Ruqbah, Saaq, Iltiwa, dan Zhohrul berdasarkan sunnah. Instrumen pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale. Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari pre bekam basah skala 4 (sedang) post bekam basah skala 2 (ringan) sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi bekam basah efektif untuk menurunkan nyeri pada pasien stroke. Terapi ini terbukti efektif dan aman serta dapat menjadi alternatif dalam manajemen nyeri pada pasien stroke. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan asuhan keperawatan komplementer berbasis bukti. Stroke is a major cause of significant disability and chronic pain, especially in the post-stroke phase. The pain experienced by stroke patients can disrupt the rehabilitation process and reduce quality of life. Wet cupping therapy is a complementary treatment method believed to reduce pain intensity through anti-inflammatory mechanisms, increased blood circulation, and the release of endorphins. This study aims to evaluate the application of wet cupping therapy to pain reduction in stroke patients at the Zein Holistic Clinic in Makassar City. The method used was a case study of one stroke patient complaining of back and calf pain. The cupping intervention was carried out using a holistic nursing approach, including assessment, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation. The cupping points Azh-zhahr, Ruqbah, Saaq, Iltiwa, and Zhohrul were selected based on the Sunnah. The pain measurement instrument used was the Numeric Rating Scale. The results showed a decrease in pain scale from pre-wet cupping 4 (moderate) to post-wet cupping 2 (mild). Therefore, it can be concluded that wet cupping therapy is effective in reducing pain in stroke patients. This therapy has been proven effective and safe and can be an alternative for pain management in stroke patients. The results of this study are expected to serve as a reference in the development of evidence-based complementary nursing care.} }